Sering Menahan Kencing, Ini Dampaknya bagi Kesehatan Kandung Kemih

  • 28 Agt 2026 06:40 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Menahan kencing sesekali karena sedang berada di perjalanan atau sulit menemukan toilet mungkin tidak langsung menimbulkan masalah. Namun, jika dilakukan terlalu sering dan menjadi kebiasaan, hal ini dapat mengganggu kesehatan saluran kemih. National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK) menyebutkan bahwa kebiasaan menahan urine secara rutin dapat melemahkan otot kandung kemih dan meningkatkan kemungkinan terjadinya infeksi saluran kemih (ISK).

1. Meningkatkan risiko infeksi saluran kemih (ISK).

Urine yang terlalu lama berada di kandung kemih dapat meningkatkan risiko berkembangnya bakteri sehingga berpotensi menyebabkan ISK. Gejalanya dapat berupa rasa perih saat buang air kecil, lebih sering ingin kencing, atau rasa tidak nyaman di bagian bawah perut.

2. Mengganggu fungsi otot kandung kemih.

Kebiasaan terus-menerus menahan kencing dapat membuat kandung kemih terbiasa menampung urine lebih lama. Menurut NIDDK, kebiasaan tersebut dapat membuat otot kandung kemih mengalami gangguan sehingga proses pengosongan urine menjadi kurang optimal.

3. Meningkatkan risiko sulit mengosongkan kandung kemih.

Jika kandung kemih tidak dapat mengeluarkan urine dengan baik, seseorang dapat mengalami urinary retention atau retensi urine. Kondisi ini berarti seseorang kesulitan atau tidak mampu mengeluarkan urine secara normal dan dapat membutuhkan penanganan medis.

4. Bisa menyebabkan urine tidak keluar sampai tuntas.

Kebiasaan menunda buang air kecil juga dapat membuat seseorang lebih sering mengalami rasa belum tuntas setelah kencing. Jika keluhan seperti sulit memulai buang air kecil, aliran urine melemah, atau merasa kandung kemih masih penuh terus terjadi, sebaiknya diperiksakan ke tenaga kesehatan.

5. Jangan menunggu sampai terasa sangat sakit.

Rasa ingin buang air kecil merupakan sinyal alami tubuh. Karena itu, sebaiknya jangan menjadikan menahan kencing sebagai kebiasaan, terutama ketika dorongan untuk buang air kecil sudah kuat. Biasakan memenuhi kebutuhan buang air kecil dan tetap menjaga asupan cairan yang cukup.

Menahan kencing sesekali bukan berarti pasti menyebabkan penyakit, tetapi kebiasaan menunda buang air kecil berulang kali sebaiknya dihindari. Menjaga kebiasaan buang air kecil yang sehat dapat membantu mempertahankan fungsi kandung kemih dan menurunkan risiko gangguan saluran kemih. Jika muncul nyeri, sulit buang air kecil, urine tidak keluar, atau keluhan berlangsung terus-menerus, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

Sumber : National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK/NIH)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....