Waspada! Ini Cemilan yang Sebaiknya Dihindari Penderita Asam Urat
- 18 Sep 2026 15:56 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Bagi penderita asam urat, memilih camilan tidak hanya soal rasa, tetapi juga perlu memperhatikan kandungan purin, gula, dan alkohol di dalamnya. Beberapa jenis makanan ringan yang dikonsumsi terlalu sering dapat berkontribusi terhadap meningkatnya kadar asam urat atau memicu kekambuhan pada sebagian penderita.
Salah satu jenis camilan yang sebaiknya dibatasi adalah makanan berbahan jeroan, seperti hati, ginjal, dan ampela, termasuk ketika digunakan sebagai isian makanan ringan. Jeroan dikenal sebagai sumber purin tinggi, sementara pedoman American College of Rheumatology (ACR) merekomendasikan pembatasan asupan purin bagi penderita gout.
Camilan lain yang perlu diperhatikan adalah makanan laut tertentu, terutama yang tinggi purin seperti kerang dan beberapa jenis seafood. Penelitian dan rekomendasi klinis mengenai gout menyebutkan bahwa pembatasan makanan kaya purin, termasuk seafood tertentu, dapat menjadi bagian dari pengelolaan pola makan penderita asam urat.
Penderita asam urat juga sebaiknya membatasi minuman manis yang kerap dikonsumsi sebagai pendamping camilan, seperti minuman bersoda dan minuman dengan kandungan gula atau fruktosa tinggi. Pedoman ACR mencatat bahwa konsumsi fruktosa dapat meningkatkan kadar serum urat dan merekomendasikan pembatasan high-fructose corn syrup pada penderita gout.
Camilan yang dikonsumsi bersama minuman beralkohol juga perlu diwaspadai, terutama bir dan minuman beralkohol lainnya. Dalam pedoman ACR, pembatasan alkohol direkomendasikan bagi penderita gout, sementara sebuah studi yang menjadi dasar pedoman tersebut menemukan bahwa konsumsi lebih dari satu hingga dua porsi alkohol dalam 24 jam sebelumnya berkaitan dengan peningkatan risiko serangan gout.
Selain kandungan purin dan gula, pola makan secara keseluruhan juga penting karena perubahan pola makan saja biasanya hanya memberikan perubahan relatif kecil pada kadar serum urat. Karena itu, penderita asam urat tetap perlu mengikuti pengobatan yang direkomendasikan tenaga kesehatan dan tidak mengandalkan pantangan makanan sebagai satu-satunya cara mengendalikan penyakit.
Sebagai pilihan yang lebih aman, camilan dapat diarahkan pada makanan dengan kandungan purin lebih rendah dan tidak tinggi gula tambahan, sambil tetap memperhatikan kebutuhan gizi setiap individu. Jika memiliki riwayat serangan gout atau kadar asam urat tinggi, konsultasi dengan dokter atau ahli gizi dapat membantu menentukan jenis serta porsi makanan yang sesuai dengan kondisi masing-masing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....