Selain Asap Rokok, Asap dari Mana Saja yang Berbahaya untuk Tubuh?

  • 10 Sep 2026 07:09 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Asap rokok bukan satu-satunya sumber asap yang dapat membahayakan kesehatan tubuh. Asap dari pembakaran sampah, kebakaran hutan dan lahan, kendaraan bermotor, hingga aktivitas memasak dengan bahan bakar tertentu juga dapat membawa partikel halus dan zat kimia berbahaya yang masuk ke saluran pernapasan.

Salah satu sumber yang sering dijumpai di lingkungan sekitar adalah asap pembakaran sampah, terutama ketika sampah plastik, karet, atau material lainnya dibakar secara terbuka. Pembakaran tersebut dapat menghasilkan partikulat halus dan berbagai polutan yang mengiritasi mata serta saluran pernapasan, sementara paparan berulang dapat meningkatkan risiko gangguan paru dan penyakit kardiovaskular.

Asap dari kebakaran hutan dan lahan juga menjadi perhatian karena dapat menyebar hingga wilayah yang jauh dari titik kebakaran. Asap ini mengandung PM2.5, karbon monoksida, nitrogen oksida, serta senyawa organik tertentu yang dapat masuk jauh ke dalam paru-paru dan bahkan memengaruhi sistem kardiovaskular.

Penelitian Yiyi Wang dan tim yang diterbitkan dalam Environmental Research pada 2025 menganalisis 45 penelitian mengenai paparan partikel dari kebakaran hutan dan dampaknya terhadap kesehatan, dengan data mencakup lebih dari 124 juta pasien. Meta-analisis tersebut menemukan bahwa peningkatan PM2.5 dari asap kebakaran hutan berkaitan dengan meningkatnya risiko kematian semua penyebab serta rawat inap dan kunjungan ke unit gawat darurat akibat gangguan pernapasan.

Asap kendaraan bermotor juga perlu diwaspadai, khususnya emisi mesin diesel yang banyak ditemukan pada kendaraan berat, bus, truk, dan sejumlah mesin industri. Badan Internasional untuk Penelitian Kanker atau IARC pada 2012 mengklasifikasikan emisi mesin diesel sebagai karsinogen bagi manusia atau Group 1 setelah menilai adanya bukti yang cukup mengenai peningkatan risiko kanker paru pada orang yang terpapar.

Di dalam rumah, asap dari aktivitas memasak menggunakan kayu bakar, arang, limbah pertanian, batu bara, atau minyak tanah juga dapat menjadi sumber polusi yang serius, terutama jika ventilasi buruk. WHO memperkirakan sekitar 2,1 miliar orang masih menggunakan bahan bakar dan teknologi memasak yang menghasilkan polusi, sementara polusi udara rumah tangga diperkirakan menyebabkan sekitar 2,9 juta kematian prematur pada 2021 akibat penyakit seperti stroke, penyakit jantung iskemik, PPOK, infeksi saluran pernapasan, dan kanker paru.

Karena itu, paparan asap sebaiknya tidak dianggap aman hanya karena bukan berasal dari rokok, terlebih jika terjadi terus-menerus atau dalam ruangan tertutup. Menghindari pembakaran sampah, menjauh dari area kebakaran, mengurangi paparan asap kendaraan, memastikan ventilasi rumah memadai, serta menggunakan bahan bakar dan teknologi memasak yang lebih bersih dapat membantu mengurangi masuknya polutan berbahaya ke dalam tubuh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....