Gejala Awal Kebanyakan Makan Garam dan Dampaknya bagi Kesehatan

  • 07 Agt 2026 10:06 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Garam memang membuat makanan terasa lebih nikmat, tetapi mengonsumsinya secara berlebihan dapat memengaruhi kesehatan. Sayangnya, banyak orang tidak menyadari tanda-tanda awal saat tubuh menerima terlalu banyak natrium.

Salah satu gejala yang sering muncul adalah rasa haus berlebihan setelah makan. Tubuh membutuhkan lebih banyak cairan untuk membantu menjaga keseimbangan kadar natrium di dalam darah.

Selain itu, sebagian orang dapat mengalami perut terasa kembung atau wajah tampak sedikit bengkak. Kondisi tersebut terjadi karena kelebihan natrium membuat tubuh menahan lebih banyak cairan.

Menurut Dr. Lawrence Appel, pakar hipertensi dari Johns Hopkins Medicine, "Mengurangi asupan natrium merupakan salah satu langkah penting untuk membantu mengendalikan tekanan darah dan menjaga kesehatan jantung." Pernyataan ini menunjukkan bahwa konsumsi garam perlu dibatasi sejak dini.

Jika kebiasaan mengonsumsi garam berlebih berlangsung terus-menerus, risikonya bisa meningkat menjadi tekanan darah tinggi. Hipertensi yang tidak terkendali dapat memperbesar peluang terkena penyakit jantung, stroke, dan gangguan ginjal.

World Health Organization (WHO) menganjurkan konsumsi garam kurang dari lima gram atau sekitar satu sendok teh per hari untuk orang dewasa. Membatasi makanan olahan, mencicipi makanan sebelum menambahkan garam, serta memperbanyak konsumsi buah dan sayur dapat membantu menjaga asupan natrium.

Jadi, gejala awal seperti sering haus atau tubuh terasa bengkak jangan dianggap sepele. Mengurangi garam sejak sekarang merupakan langkah sederhana yang dapat membantu menjaga kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....