Lagi Stres? Coba Telepon Orang Tersayang

  • 28 Agt 2026 06:41 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu- Mendengar suara orang yang disayangi ternyata bukan hanya memberikan rasa nyaman secara emosional. Penelitian menunjukkan bahwa suara dari orang terdekat juga dapat berkaitan dengan respons biologis tubuh ketika seseorang sedang menghadapi stres.

Penelitian yang dilakukan Leslie J. Seltzer dan rekan dari University of Wisconsin Madison mengamati respons anak perempuan setelah menghadapi situasi yang memicu stres. Studi tersebut membandingkan respons ketika anak mendapatkan interaksi langsung dengan ibu, berkomunikasi melalui telepon, dan kondisi pembanding lainnya.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa mendengar suara ibu melalui telepon dapat memberikan efek menenangkan meskipun tidak terjadi kontak fisik secara langsung. Respons tersebut terlihat dari perubahan indikator biologis yang berkaitan dengan stres dan kedekatan sosial.

Dalam penelitian itu, komunikasi dengan ibu melalui suara dikaitkan dengan penurunan kadar kortisol, hormon yang sering digunakan sebagai salah satu indikator respons stres. Efek hormonal yang muncul menunjukkan bahwa suara ibu dapat memberikan manfaat yang menyerupai interaksi secara langsung dalam konteks penelitian tersebut.

Temuan ini memperlihatkan bahwa komunikasi melalui suara dapat memiliki peran penting dalam hubungan sosial dan emosional. Percakapan melalui telepon pun dapat menjadi bentuk dukungan ketika seseorang tidak dapat bertemu langsung dengan orang terdekat.

Namun, hasil penelitian tersebut tidak serta-merta berarti suara setiap orang yang disayangi akan menghasilkan respons biologis yang sama pada semua orang. Studi ini memiliki konteks dan kelompok peserta tertentu sehingga temuannya perlu dipahami sesuai dengan ruang lingkup penelitian.

Penelitian Seltzer dan rekan tersebut menambah pemahaman mengenai bagaimana hubungan sosial dapat memengaruhi respons tubuh terhadap stres. Jadi, ketika sedang menghadapi hari yang berat, berbicara dengan orang terdekat mungkin bukan sekadar terasa menyenangkan, tetapi juga dapat membantu memberikan rasa tenang.

Sumber: Seltzer dkk., Evolution and Human Behavior

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....