Main HP di Toilet Bisa Berakibat Fatal? Ini Risiko yang Perlu Diwaspadai
- 17 Agt 2026 15:40 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Kebiasaan membawa dan memainkan telepon seluler saat berada di toilet mungkin terlihat sepele, tetapi terlalu lama duduk di toilet dapat menimbulkan risiko kesehatan tertentu. Salah satu yang paling mendapat perhatian adalah meningkatnya risiko wasir, sementara telepon seluler yang sering dibawa ke toilet juga berpotensi menjadi tempat menempelnya berbagai mikroorganisme.
Hubungan antara penggunaan telepon seluler dan wasir diteliti dalam studi yang diterbitkan di jurnal PLOS One pada 3 September 2025. Penelitian yang dilakukan Chethan Ramprasad dan tim dari Beth Israel Deaconess Medical Center serta Harvard Medical School tersebut melibatkan 125 orang dewasa yang menjalani pemeriksaan kolonoskopi, dan menemukan bahwa 66 persen responden menggunakan ponsel ketika berada di toilet.
Penelitian tersebut menemukan pengguna ponsel cenderung menghabiskan waktu lebih lama di toilet, dengan 37,3 persen pengguna menghabiskan lebih dari lima menit dalam satu kali kunjungan, dibandingkan hanya 7,1 persen pada kelompok yang tidak menggunakan ponsel. Setelah memperhitungkan usia, jenis kelamin, indeks massa tubuh, aktivitas fisik, kebiasaan mengejan, dan asupan serat, penggunaan ponsel di toilet dikaitkan dengan peningkatan risiko wasir sebesar 46 persen, meski desain penelitian tersebut hanya menunjukkan hubungan dan belum membuktikan bahwa ponsel secara langsung menyebabkan wasir.
Masalah utamanya bukan radiasi atau sinyal telepon yang tiba-tiba menyebabkan penyakit, melainkan kebiasaan yang membuat seseorang duduk lebih lama dari yang diperlukan. Saat duduk terlalu lama di toilet, tekanan pada pembuluh darah di sekitar anus dapat meningkat dan darah dapat berkumpul di area tersebut, sehingga berpotensi memperburuk atau memicu masalah wasir.
Risiko lainnya berkaitan dengan kebersihan telepon seluler karena perangkat tersebut sering disentuh dan dibawa ke berbagai tempat, termasuk toilet. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Community Health meneliti 192 telepon seluler milik masyarakat dan menemukan 91,7 persen perangkat menunjukkan kontaminasi bakteri, sedangkan penelitian lain terhadap 60 layar ponsel mahasiswa di Jerman juga menemukan adanya bakteri pada layar yang belum dibersihkan.
Meski demikian, temuan mengenai bakteri pada telepon seluler tidak berarti setiap orang yang membawa ponsel ke toilet akan langsung mengalami infeksi atau penyakit serius. Risiko tersebut lebih berkaitan dengan kebersihan dan perpindahan mikroorganisme melalui tangan serta benda yang sering disentuh, sehingga membersihkan perangkat secara tepat dan mencuci tangan setelah menggunakan toilet tetap menjadi langkah penting.
Dengan demikian, memainkan ponsel di toilet tidak serta-merta menyebabkan kondisi fatal, tetapi kebiasaan tersebut dapat menjadi masalah apabila membuat seseorang duduk terlalu lama dan mengabaikan kebersihan. Cleveland Clinic menyarankan waktu duduk di toilet dibatasi sekitar lima menit, sementara langkah sederhana seperti tidak membawa ponsel ke toilet, segera meninggalkan toilet setelah selesai, menjaga asupan serat dan cairan, serta mencuci tangan dapat membantu mengurangi risiko kesehatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....