Mitos atau Fakta? Pengobatan Cacar Air dengan Asap Bakaran Daun Mangga

  • 07 Agt 2026 10:08 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu : Di berbagai daerah di Indonesia, masih berkembang kepercayaan bahwa penderita cacar air dapat lebih cepat sembuh dengan cara mengasapi tubuh menggunakan asap dari bakaran daun mangga. Tradisi ini biasanya dilakukan dengan membakar daun mangga kering, lalu penderita diarahkan mendekati asap yang dihasilkan.

Kepercayaan ini telah diwariskan secara turun-temurun dan menjadi bagian dari pengobatan tradisional di beberapa daerah. Meski demikian, hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa asap daun mangga mampu membunuh virus penyebab cacar air atau mempercepat penyembuhan penyakit tersebut.

Cacar air sendiri disebabkan oleh virus Varicella-zoster, dan umumnya akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu sekitar 7–10 hari pada penderita dengan kondisi kesehatan yang baik. Berikut beberapa point penjelasan mengenai tradisi mengasapi dengan daun mangga.

1. Berasal dari kepercayaan masyarakat

Tradisi ini merupakan bagian dari pengobatan tradisional yang berkembang di sejumlah daerah. Banyak orang meyakini panas dari asap dapat membantu mengeringkan lepuhan pada kulit, meskipun keyakinan tersebut belum didukung oleh penelitian medis.

2. Belum terbukti secara ilmiah

Sampai saat ini, tidak ada penelitian yang membuktikan bahwa asap daun mangga dapat mengobati cacar air atau mempercepat penyembuhan. Penyakit ini akan membaik seiring tubuh membentuk respons imun terhadap virus.

3. Berpotensi menimbulkan iritasi

Paparan asap, termasuk dari daun yang dibakar, dapat mengiritasi mata dan saluran pernapasan. Pada sebagian orang, terutama anak-anak atau penderita asma, asap justru dapat memicu batuk, sesak napas, atau rasa tidak nyaman.

4. Perawatan medis tetap lebih dianjurkan

Penanganan cacar air sebaiknya difokuskan pada mengurangi gejala, seperti menjaga kebersihan kulit, menghindari menggaruk lepuhan, mencukupi kebutuhan cairan, beristirahat, dan menggunakan obat sesuai anjuran tenaga kesehatan. Jika gejala berat muncul, seperti demam tinggi berkepanjangan, sesak napas, atau tanda infeksi pada lepuhan, penderita perlu segera memeriksakan diri ke dokter.

Tradisi mengasapi badan dengan bakaran daun mangga merupakan bagian dari kearifan lokal yang masih dijumpai di beberapa daerah. Namun, masyarakat perlu memahami bahwa pengobatan tradisional sebaiknya tidak menggantikan penanganan medis yang telah terbukti aman dan efektif.

Sumber : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....