WHO Peringati Hari Hepatitis Sedunia Setiap 28 Juli

  • 22 Jul 2026 21:02 WIB
  •  Bengkulu
Poin Utama
  • Hari Hepatitis Sedunia 2026 dirayakan pada 28 Juli dengan tema 'Hepatitis: Let's break it down' yang berfokus pada penghapusan stigma sosial dan hambatan akses layanan kesehatan.
  • WHO menekankan bahwa sarana eliminasi hepatitis seperti vaksinasi dan terapi penyembuhan sudah tersedia secara sains, namun tantangan terbesarnya adalah pemerataan akses ke seluruh lapisan masyarakat.
  • Target WHO adalah mencapai eliminasi hepatitis pada tahun 2030 melalui integrasi tes diagnostik terjangkau, peningkatan investasi finansial sektor kesehatan primer, dan keterlibatan aktif masyarakat dalam vaksinasi dan pemeriksaan rutin.

RRI.CO.ID, Bengkulu - Hari Hepatitis Sedunia 2026 kembali diperingati secara global pada tanggal 28 Juli untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya infeksi hepatitis. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengagendakan momen tahunan ini guna mendorong aksi nyata dalam menekan angka penyebaran virus peradangan hati tersebut.

Dikutip dari laman who.int, tema resmi yang diusung oleh WHO untuk peringatan tahun 2026 ini adalah "Hepatitis: Let's break it down". Melalui tema tersebut, dunia diajak untuk meruntuhkan berbagai hambatan stigma serta stigma sosial yang selama ini menghalangi akses layanan kesehatan.

Fokus utama kampanye tahun ini menyoroti masih banyaknya kendala sistemik dalam distribusi fasilitas deteksi dini serta obat-obatan. Kurangnya edukasi dan mitos seputar penyakit ini sering kali membuat penderita terlambat mendapatkan penanganan medis yang tepat.

WHO menekankan bahwa sarana untuk mengeliminasi hepatitis sebenarnya sudah tersedia secara sains, mulai dari vaksinasi hingga terapi penyembuhan. Tantangan terbesarnya terletak pada pemerataan akses layanan agar dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi.

Pemimpin negara serta pembuat kebijakan didesak untuk meningkatkan komitmen politik dan investasi finansial di sektor kesehatan primer. Langkah integrasi tes diagnostik dan pengobatan terjangkau menjadi prioritas utama demi mencapai target eliminasi pada tahun 2030.

Selain pemerintah, masyarakat umum juga diimbau untuk berperan aktif dengan melakukan pemeriksaan rutin dan vaksinasi sejak dini. Pemahaman yang benar mengenai perbedaan jenis hepatitis A hingga E sangat penting sebagai perlindungan awal bagi keluarga.

Peringatan Hari Hepatitis Sedunia 2026 menjadi pengingat penting bahwa penyakit yang merenggut jutaan nyawa ini sebenarnya sangat bisa dicegah. Kerja sama global antara komunitas, tenaga medis, dan pemerintah menjadi kunci utama mewujudkan dunia yang bebas dari ancaman hepatitis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....