Adakah Obat Alami untuk Anak yang Sering Terkena Tipes
- 20 Jul 2026 09:21 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Demam tifoid atau tipes merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Salmonella Typhi dan masih sering menyerang anak-anak, terutama di negara berkembang. Menurut tinjauan sistematis yang diterbitkan dalam The Indonesian Journal of General Medicine (2024), anak-anak memiliki risiko tinggi mengalami komplikasi apabila diagnosis dan pengobatan terlambat, sehingga terapi antibiotik tetap menjadi pengobatan utama.
Selain pengobatan medis, beberapa bahan alami seperti kunyit, jahe, madu, dan bawang putih banyak digunakan masyarakat sebagai pendamping pemulihan. Namun, penggunaannya hanya bertujuan membantu menjaga daya tahan tubuh dan mengurangi peradangan, bukan untuk menggantikan antibiotik yang diresepkan dokter.
Salah satu penelitian yang dipublikasikan dalam Bioscientist: Jurnal Ilmiah Biologi tahun 2023 menunjukkan bahwa ekstrak kunyit (Curcuma domestica) dan jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) mampu menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella Typhi pada uji laboratorium (in vitro). Meski hasil penelitian tersebut menjanjikan, para peneliti menegaskan bahwa bukti tersebut masih terbatas pada penelitian laboratorium dan belum cukup untuk menggantikan terapi klinis pada pasien.
Kajian ilmiah berjudul A Thorough Evaluation of the Use of Herbal Medicine for the Treatment of Recurrent Typhoid juga menyebutkan bahwa tanaman herbal seperti kunyit, jahe, bawang putih, sambiloto (Andrographis paniculata), dan daun mimba memiliki potensi sebagai antibakteri dan antioksidan. Akan tetapi, jurnal tersebut menekankan bahwa bukti uji klinis pada manusia masih terbatas sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut sebelum dapat direkomendasikan sebagai terapi utama.
Selain herbal, probiotik dan zinc juga sering diberikan sebagai terapi pendamping pada anak yang mengalami tipes. Sebuah laporan kasus yang diterbitkan dalam Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan tahun 2025 menunjukkan bahwa pasien anak dengan demam tifoid mendapatkan terapi antibiotik yang dikombinasikan dengan suplementasi zinc dan probiotik untuk membantu proses pemulihan kondisi pencernaan dan daya tahan tubuh.
Para ahli mengingatkan bahwa anak yang sering mengalami tipes perlu mendapatkan evaluasi medis untuk mengetahui penyebab kekambuhan, termasuk faktor kebersihan makanan, sanitasi, serta kepatuhan mengonsumsi antibiotik hingga tuntas. Pencegahan melalui mencuci tangan, mengonsumsi makanan yang matang, air minum yang bersih, dan menjaga kebersihan lingkungan tetap menjadi langkah paling efektif untuk mengurangi risiko infeksi berulang.
Dengan demikian, obat alami dapat dimanfaatkan sebagai pendamping selama masa pemulihan anak yang sering terkena tipes apabila digunakan secara tepat dan sesuai anjuran tenaga kesehatan. Berdasarkan berbagai penelitian dan jurnal ilmiah, belum ada bukti yang cukup kuat bahwa obat herbal dapat menggantikan antibiotik dalam mengobati demam tifoid, sehingga konsultasi dengan dokter tetap menjadi langkah yang paling penting.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....