Sariawan Tak Kunjung Sembuh? Kenali Cara Mencegah dan Mengobatinya

  • 31 Jul 2026 19:13 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Sariawan merupakan luka kecil yang muncul di bagian dalam mulut, seperti bibir, pipi, lidah, atau gusi. Meski umumnya tidak berbahaya, sariawan dapat menimbulkan rasa perih saat makan, minum, hingga berbicara. Kondisi ini bisa dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari tergigit saat makan, kekurangan vitamin, stres, hingga penggunaan kawat gigi.

Agar tidak semakin mengganggu aktivitas, berikut beberapa langkah pencegahan dan pengobatan yang bisa dilakukan:

1. Jaga kebersihan mulut setiap hari

Menyikat gigi dua kali sehari menggunakan sikat berbulu lembut dan membersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi dapat membantu mengurangi risiko sariawan. Menjaga kebersihan mulut juga mencegah pertumbuhan bakteri yang dapat memperlambat proses penyembuhan luka di dalam mulut.

2. Konsumsi makanan bergizi dan cukup vitamin

Kekurangan vitamin B12, asam folat, zat besi, dan zinc diketahui dapat meningkatkan risiko munculnya sariawan. Perbanyak konsumsi sayuran hijau, buah-buahan, telur, ikan, daging tanpa lemak, serta kacang-kacangan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian dan menjaga kesehatan jaringan mulut.

3. Hindari makanan yang dapat memicu iritasi

Saat mengalami sariawan, sebaiknya kurangi konsumsi makanan yang terlalu pedas, asam, panas, atau bertekstur keras karena dapat memperparah rasa nyeri. Pilih makanan yang lebih lembut dan minuman yang tidak terlalu panas agar luka tidak semakin teriritasi dan proses penyembuhan berjalan lebih cepat.

4. Gunakan obat sesuai anjuran

Untuk mengurangi rasa sakit, dapat digunakan gel atau salep khusus sariawan yang dijual bebas sesuai petunjuk penggunaan. Berkumur dengan obat kumur antiseptik atau larutan air garam hangat juga dapat membantu menjaga kebersihan area luka. Jika sariawan disebabkan oleh kekurangan vitamin, dokter mungkin akan menyarankan suplemen sesuai kebutuhan.

5. Kelola stres dan segera periksa jika tidak kunjung sembuh

Stres dapat menjadi salah satu pemicu munculnya sariawan berulang. Luangkan waktu untuk beristirahat, tidur yang cukup, dan melakukan aktivitas yang membantu mengurangi stres. Apabila sariawan berukuran besar, sangat nyeri, sering kambuh, disertai demam, atau tidak sembuh setelah lebih dari dua minggu, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter atau dokter gigi untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Sariawan memang sering dianggap sebagai masalah ringan, tetapi tetap perlu ditangani dengan baik agar tidak mengganggu aktivitas sehari-hari. Menjaga kebersihan mulut, memenuhi kebutuhan nutrisi, menghindari makanan yang memicu iritasi, serta menggunakan obat sesuai anjuran dapat membantu mempercepat penyembuhan. Jika sariawan berlangsung lama atau sering berulang, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke tenaga kesehatan agar penyebabnya dapat diketahui dan ditangani secara tepat.

Sumber : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia – Edukasi kesehatan gigi dan mulut.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....