Kenapa Kita Bisa Ileran saat Tidur? Ini 6 Penyebab yang Perlu Diketahui
- 30 Jul 2026 07:23 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu : Air liur yang keluar saat tidur atau sering disebut "ileran" merupakan kondisi yang cukup umum dialami banyak orang. Pada sebagian besar kasus, kondisi ini bukanlah tanda penyakit serius, melainkan dipengaruhi oleh posisi tidur, cara tubuh bekerja saat beristirahat, hingga kondisi kesehatan tertentu. Berikut enam penyebab seseorang bisa mengeluarkan air liur saat tidur.
1. Posisi tidur yang menyamping atau tengkurap
Saat tidur dengan posisi menyamping atau tengkurap, gaya gravitasi membuat air liur lebih mudah mengalir keluar dari mulut. Berbeda dengan posisi telentang, air liur cenderung tetap berada di dalam rongga mulut dan lebih mudah ditelan secara alami.
2. Refleks menelan menjadi lebih lambat
Ketika tidur, aktivitas otot tubuh ikut beristirahat, termasuk otot yang berperan dalam proses menelan. Akibatnya, air liur dapat menumpuk di dalam mulut. Jika jumlahnya cukup banyak, sebagian air liur bisa keluar melalui sudut bibir tanpa disadari.
3. Hidung tersumbat sehingga bernapas lewat mulut
Flu, pilek, alergi, atau sinusitis dapat menyebabkan hidung tersumbat. Kondisi ini membuat seseorang lebih sering bernapas melalui mulut saat tidur. Saat mulut terbuka dalam waktu lama, air liur menjadi lebih mudah keluar, terutama jika posisi tidur menyamping.
4. Produksi air liur yang berlebihan
Beberapa kondisi dapat meningkatkan produksi air liur, seperti refluks asam lambung (GERD), efek samping obat tertentu, atau masa tumbuh gigi pada anak. Ketika jumlah air liur lebih banyak dari biasanya, tubuh tidak selalu mampu menelannya saat tidur sehingga sebagian keluar dari mulut.
5. Kondisi kesehatan tertentu
Pada beberapa kasus, ileran saat tidur dapat berkaitan dengan gangguan kesehatan, seperti sleep apnea, gangguan saraf, atau penyakit yang memengaruhi kemampuan menelan. Meski demikian, kondisi ini biasanya disertai gejala lain seperti mendengkur keras, tersedak saat tidur, atau kesulitan menelan saat terjaga. Jika terjadi terus-menerus, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.
6. Kebiasaan dan kualitas tidur juga berpengaruh
Kurang tidur, kelelahan, konsumsi alkohol, atau penggunaan obat penenang dapat membuat otot-otot tubuh menjadi lebih rileks saat tidur. Kondisi tersebut dapat meningkatkan kemungkinan mulut terbuka dan memperbesar peluang air liur keluar. Menjaga pola tidur yang baik dan cukup istirahat dapat membantu mengurangi kebiasaan ini.
Pada umumnya, ileran saat tidur bukanlah kondisi yang berbahaya dan tidak memerlukan penanganan khusus. Namun, jika disertai keluhan lain seperti sulit menelan, sering tersedak, mendengkur berat, atau terjadi secara berlebihan dalam waktu lama, pemeriksaan ke tenaga medis diperlukan untuk memastikan penyebabnya.
Sumber : Johns Hopkins Medicine – Sleep Disorders
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....