Cara mudah menelan obat untuk yang susah minum obat
- 09 Sep 2026 20:51 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu-Banyak orang terbiasa menelan obat dengan meletakkannya di mulut, meminum air putih, kemudian mendongakkan kepala ke belakang. Namun, untuk obat berbentuk kapsul, penelitian menunjukkan ada teknik lain yang dapat membantu proses menelan menjadi lebih mudah.
Penelitian berjudul Two Techniques to Make Swallowing Pills Easier yang diterbitkan dalam Annals of Family Medicine menguji teknik menelan obat pada 151 orang dewasa. Salah satu metode yang diuji adalah lean-forward technique, yaitu menelan kapsul sambil menundukkan kepala ke depan.
Hasil penelitian menunjukkan teknik tersebut membantu mempermudah proses menelan kapsul dalam 88,6 persen atau 31 dari 35 percobaan. Para peneliti juga menemukan rasa tidak nyaman di tenggorokan pada peserta yang menelan kapsul berkurang setelah menggunakan teknik tersebut.
Cara melakukannya cukup sederhana, yakni letakkan kapsul di atas lidah kemudian ambil air secukupnya tanpa langsung menelannya. Setelah itu, tundukkan kepala ke depan dengan dagu mengarah ke dada, lalu telan air dan kapsul secara bersamaan.
Teknik ini berkaitan dengan karakteristik kapsul yang umumnya memiliki kepadatan lebih rendah daripada air sehingga cenderung mengapung. Karena itu, posisi kepala dapat memengaruhi posisi kapsul di dalam mulut ketika seseorang bersiap untuk menelannya.
Menariknya, teknik untuk kapsul tidak serta-merta berlaku sama untuk obat berbentuk tablet karena karakteristik keduanya berbeda. Penelitian yang sama justru menguji pop-bottle method untuk tablet dan menemukan metode tersebut membantu dalam 59,7 persen percobaan.
Meski demikian, teknik menelan yang lebih mudah tidak mengubah aturan penggunaan obat yang telah diberikan dokter atau apoteker. Jangan pula membuka kapsul, menghancurkan, membelah, atau mengubah bentuk obat sembarangan karena beberapa obat dirancang dengan cara pelepasan dan penggunaan tertentu.
Sumber utama: Schiele JT, dkk., Two Techniques to Make Swallowing Pills Easier, Annals of Family Medicine, 2014.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....