Jangan Tunggu Haus, Ini Cara Mengatur Jadwal Minum Air agar Tubuh Tetap Terhidrasi
- 28 Jun 2026 18:33 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Menjaga tubuh tetap terhidrasi tidak hanya bergantung pada jumlah air yang diminum, tetapi juga waktu mengonsumsinya. Banyak orang baru minum ketika merasa haus, padahal rasa haus merupakan tanda awal bahwa tubuh sudah mulai mengalami kekurangan cairan.
Para ahli menyarankan untuk memulai hari dengan minum satu hingga dua gelas air putih setelah bangun tidur. Kebiasaan ini membantu menggantikan cairan yang hilang selama tidur, mendukung metabolisme tubuh, serta mempersiapkan organ untuk menjalankan aktivitas sepanjang hari.
Setelah itu, biasakan minum air secara berkala setiap satu hingga dua jam, masing-masing sekitar satu gelas atau 200–250 mililiter. Cara ini dinilai lebih efektif dibandingkan mengonsumsi air dalam jumlah besar sekaligus karena tubuh dapat menyerap cairan secara lebih optimal dan menjaga keseimbangan hidrasi.
Sebelum makan, minum satu gelas air sekitar 30 menit sebelumnya dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan harian. Sementara itu, saat berolahraga, American College of Sports Medicine (ACSM) merekomendasikan minum sekitar 500 mililiter air dua jam sebelum aktivitas fisik, kemudian 150–250 mililiter setiap 15–20 menit selama berolahraga, terutama jika aktivitas berlangsung lebih dari satu jam.
| Baca juga: Atasi Perut Kembung dengan Langkah Sederhana |
Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Nutrients tahun 2019 oleh Dr. Lawrence E. Armstrong dari University of Connecticut, Amerika Serikat, menunjukkan bahwa dehidrasi ringan, yaitu kehilangan cairan tubuh sekitar 1–2 persen dari berat badan, sudah dapat menurunkan konsentrasi, daya ingat, suasana hati, dan performa fisik. Penelitian tersebut menekankan bahwa menjaga asupan cairan secara konsisten sepanjang hari lebih efektif dibandingkan hanya minum ketika rasa haus muncul.
Selain mengikuti jadwal, masyarakat juga dianjurkan memperhatikan tanda-tanda tubuh telah memperoleh cairan yang cukup. Warna urine yang kuning muda atau bening, bibir tidak kering, serta tubuh tetap bertenaga menjadi indikator sederhana bahwa kebutuhan cairan harian terpenuhi, sedangkan urine berwarna kuning pekat dapat menjadi tanda tubuh membutuhkan lebih banyak air.
Untuk mempermudah kebiasaan tersebut, gunakan botol minum yang mudah dibawa dan pasang pengingat di ponsel agar tidak lupa minum air. Dengan mengatur jadwal minum secara rutin sejak pagi hingga malam, tubuh akan tetap terhidrasi, fungsi organ dapat bekerja optimal, dan risiko gangguan kesehatan akibat kekurangan cairan dapat diminimalkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....