Jalan Kaki 15 Menit setelah Makan, Kunci Sederhana Kendalikan Gula Darah
- 26 Jun 2026 00:09 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Setelah makan, banyak orang bertanya apakah lebih baik duduk santai atau langsung bergerak. Jawabannya ternyata tidak sesederhana memilih antara istirahat atau aktivitas, karena keduanya punya dampak berbeda bagi tubuh.
Duduk setelah makan memang terasa nyaman, terutama setelah perut terisi penuh. Namun, jika dilakukan terlalu lama, kebiasaan ini dapat memperlambat proses metabolisme dan berpotensi memicu lonjakan gula darah, terutama pada penderita diabetes.
| Baca juga: Kenapa Mata Berkedut? Ini Penjelasannya |
Sebaliknya, aktivitas ringan seperti berjalan kaki justru memberikan manfaat yang signifikan. Jalan kaki selama 10–15 menit setelah makan dapat membantu tubuh mengelola kadar gula darah dengan lebih baik.
Menurut dr. Christian Dion Saelan, Sp. PD dari RS Kristen Mojowarno, otot yang aktif saat berjalan akan menggunakan glukosa sebagai sumber energi. Hal ini membantu mengurangi lonjakan gula darah setelah makan yang sering menjadi perhatian, khususnya bagi penderita diabetes.
Selain itu, berjalan ringan setelah makan juga dapat membantu memperlancar pencernaan. Gerakan tubuh yang stabil membantu makanan bergerak lebih efisien melalui saluran cerna, sehingga mengurangi risiko perut kembung atau rasa tidak nyaman.
Meski begitu, penting untuk diingat bahwa aktivitas yang dilakukan tidak boleh terlalu berat. Olahraga intensitas tinggi setelah makan justru dapat mengganggu proses pencernaan dan menyebabkan ketidaknyamanan pada perut.
Dengan demikian, kebiasaan sederhana seperti berjalan kaki singkat setelah makan bisa menjadi langkah kecil yang berdampak besar. Selain mudah dilakukan, cara ini juga efektif sebagai bagian dari pengelolaan diabetes sehari-hari dan menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....