Tak Sempat Olahraga? Coba 8 Cara Ini

  • 27 Agt 2026 21:18 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Kesibukan sehari-hari terkadang membuat seseorang merasa sulit menyediakan waktu khusus untuk berolahraga. Padahal, aktivitas fisik dapat diselipkan dalam rutinitas sederhana tanpa harus selalu pergi ke gym atau melakukan latihan dalam waktu lama.

Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan adalah meningkatkan Non-Exercise Activity Thermogenesis (NEAT), yakni energi yang digunakan tubuh untuk aktivitas sehari-hari di luar olahraga terstruktur. Aktivitas seperti berjalan kaki, berdiri, membersihkan rumah, atau naik tangga dapat membantu tubuh tetap bergerak sepanjang hari.

Pekerjaan rumah juga bisa dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk lebih aktif, mulai dari menyapu, mengepel, mencuci kendaraan, hingga merapikan ruangan. Gerakan sederhana tersebut membuat tubuh tidak terus-menerus berada dalam posisi duduk sekaligus menambah aktivitas fisik harian.

Bagi yang banyak bekerja di depan komputer, cobalah memasang pengingat setiap satu jam untuk berdiri, melakukan peregangan, atau berjalan sebentar. Saat harus berdiri dalam waktu cukup lama, manfaatkan waktu istirahat untuk melakukan peregangan ringan agar tubuh tetap bergerak.

Aktivitas fisik juga dapat dikombinasikan dengan kegiatan santai dan sosial, misalnya berjalan kaki sambil berbincang bersama teman atau keluarga. Ketika menonton televisi, waktu jeda dapat dimanfaatkan untuk melakukan kardio singkat, squat, atau gerakan ringan yang dapat dilakukan sambil duduk.

Kebiasaan sederhana lainnya adalah memilih menggunakan tangga dibandingkan lift apabila kondisi tubuh memungkinkan. Tidak perlu langsung melakukan aktivitas berat, karena kebiasaan berjalan kaki selama lima menit dapat menjadi langkah awal sebelum durasinya ditingkatkan secara perlahan.

Menyisipkan aktivitas fisik ke dalam rutinitas sehari-hari dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang memiliki jadwal padat untuk mengurangi waktu tidak aktif. Meski demikian, aktivitas harian melalui NEAT sebaiknya menjadi pelengkap pola hidup aktif dan bukan sepenuhnya menggantikan olahraga terstruktur sesuai kemampuan dan kondisi kesehatan masing-masing.

Sumber: Instagram Yayasan Jantung Indonesia

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....