Berikut Cara Membaca Label Gizi pada Kemasan

  • 29 Mei 2026 11:52 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID,Bengkulu - Banyak orang kerap melewatkan membaca kandungn gizi pada kemasan minuman ataupun makanan. Alasannya klasik, yakni malas, terburu-buru, atau memang belum paham cara membacanya.

Padahal, dari label gizi itulah kita bisa tahu apa saja yang masuk ke tubuh kita.

Sering kali produk kemasan menampilkan klaim seperti “rendah lemak”, “tanpa gula”, atau “tinggi serat”. Kedengarannya sehat, tapi belum tentu sepenuhnya benar, bisa saja itu hanya strategi pemasaran.

Agar tidak mudah terkecoh, berikut ini komponen utama yang perlu diperhatikan pada kemasan makanan atau minuman :

1. Ukuran Porsi (Serving Size)

Ini sering diabaikan, padahal semua angka di label dihitung berdasarkan satu porsi. Kalau kamu makan lebih dari satu porsi, otomatis semua nilai harus dikalikan, seperti nilai kalori, karbohidrat, gula, dan lemak.

Contoh sederhana: kalau satu porsi 150 kkal dan kamu makan dua porsi, berarti totalnya 300 kkal. Kesalahan memahami porsi ini sering jadi alasan kenapa diet terasa “tidak berhasil”.

2. Kalori (Energi)

Kalori adalah sumber energi tubuh untuk beraktivitas. Kalau tujuan menurunkan berat badan, kamu perlu menciptakan defisit kalori.

Label gizi membantu kamu menghitung asupan energi dengan lebih akurat. Asalkan kamu memperhatikan ukuran porsinya juga.

3. Makronutrien: Karbohidrat, Protein, Lemak

Tiga komponen ini sangat berpengaruh pada rasa kenyang dan komposisi tubuh. Karbohidrat total mencakup gula dan serat.

Serat bikin kenyang lebih lama dan bagus untuk pencernaan. Protein penting untuk menjaga massa otot.

Lemak tinggi energi (9 kkal/gram), jadi perlu dikontrol. Fokus utamanya yakni batasi lemak jenuh dan lemak trans demi kesehatan jantung.

4. Gula dan Natrium

Dua komponen ini sering “tersembunyi” dalam makanan olahan. Gula tambahan menyumbang kalori tanpa nutrisi penting, Idealnya kurang dari 10% total kalori harian.

Natrium berlebih bisa meningkatkan risiko tekanan darah tinggim Makanya, membaca label itu penting supaya kamu tidak kebablasan konsumsi.

5. %AKG / % Daily Value

Angka ini menunjukkan seberapa besar kontribusi suatu nutrisi terhadap kebutuhan harian (umumnya berdasarkan 2000 kkal). Patokan cepatnya:

•≤5% → rendah

•≥20% → tinggi

Ini membantu kamu mengambil keputusan cepat saat belanja tanpa harus mikir terlalu lama.

6. Daftar Bahan (Ingredients)

Jangan cuma lihat tabel gizi—cek juga komposisinya. Beberapa hal yang perlu kamu perhatikan:

•Bahan ditulis dari jumlah terbanyak ke paling sedikit

•Kalau gula, sirup, atau tepung olahan muncul di awal, tandanya tinggi proses

Hindari produk dengan banyak bahan tambahan yang tidak perlu. Ini penting banget buat kamu yang sedang diet atau ingin makan lebih bersih.

Memahami label gizi bukan hal sepele. Ini adalah langkah penting supaya kamu bisa mengontrol asupan makanan, memilih produk dengan lebih bijak, dan menjalankan pola hidup sehat secara konsisten.

Mulai sekarang, jangan cuma tergoda tampilan depan kemasan. Biasakan cek bagian belakang, biar kamu benar-benar tahu apa yang kamu konsumsi.

Sumber Kemenkes RI

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....