Rahasia Sirkulasi Darah di Balik Rambut Jemari Kaki
- 16 Mei 2026 21:20 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu- Bagi sebagian orang, keberadaan rambut yang tumbuh di area jari kaki mungkin dianggap mengganggu penampilan estetika dan sering kali dihilangkan. Namun, dari sudut pandang medis, kehadiran rambut halus di ujung tubuh ini sebenarnya menjadi indikator visual bahwa sistem peredaran darah perifer Anda berfungsi dengan sangat baik.
Melansir dari akun Instagram Dr. dr. Vito Damay, Sp, JP (K) mengungkapkan secara biologis, folikel rambut membutuhkan pasokan nutrisi dan oksigen yang konstan dari pembuluh darah kecil atau kapiler agar dapat tumbuh subur. Ketika rambut tumbuh di jemari kaki, itu menandakan bahwa jantung berhasil memompa darah dengan efektif hingga ke titik terjauh dari pusat tubuh.
Meski demikian, Anda tidak perlu langsung panik jika mendapati area jari kaki Anda mulus tanpa ada sehelai rambut pun. Absennya rambut di area tersebut sama sekali bukan jaminan mutlak bahwa sirkulasi darah Anda sedang memburuk atau bermasalah.
| Baca juga: Penyebab Muka Pucat yang Perlu Diketahui |
Faktor utama yang menentukan lebat atau tidaknya rambut di jemari kaki adalah faktor genetik, fluktuasi hormon, serta faktor penuaan secara alami. Selain itu, gesekan terus-menerus dengan kaus kaki, sepatu yang sempit, atau tali sandal juga dapat merontokkan rambut tersebut secara permanen.
Hal yang justru harus diwaspadai adalah ketika terjadi perubahan tekstur kulit dan kerontokan rambut yang terjadi secara drastis serta tiba-tiba. Kehilangan rambut yang tadinya tumbuh normal secara mendadak sering kali menjadi alarm awal adanya gangguan serius pada sistem pembuluh darah.
Kondisi hilangnya rambut tersebut patut dicurigai jika dibarengi dengan gejala klinis lain seperti rasa dingin yang konstan dan nyeri saat berjalan. Sensasi kesemutan yang sering kambuh hingga adanya luka yang sangat lambat sembuh juga merupakan indikasi kuat menurunnya pasokan oksigen ke jaringan kaki.
| Baca juga: Waspadai Bahaya Karbon Monoksida |
Secara medis, kumpulan gejala penurunan sirkulasi tersebut mengarah pada potensi Penyakit Arteri Perifer (PAP), yaitu kondisi di mana pembuluh darah menyempit akibat penumpukan plak.
Oleh karena itu, mulailah lebih peduli dengan memperhatikan perubahan-perubahan kecil yang terjadi pada area kaki Anda setiap hari. Jika Anda merasakan gejala-gejala yang mencurigakan tersebut, segera konsultasikan dengan dokter agar mendapatkan penanganan sejak dini sebelum berkembang menjadi komplikasi serius.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....