Panduan Screen Time Anak Berdasarkan Usia Menurut WHO
- 15 Mei 2026 20:35 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Penggunaan gadget pada anak kini menjadi perhatian banyak orang tua. Di tengah aktivitas digital yang semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari, screen time anak perlu disesuaikan dengan usia dan kebutuhan tumbuh kembangnya.
World Health Organization atau WHO telah mengeluarkan panduan resmi mengenai screen time untuk anak usia di bawah lima tahun. WHO menyebut bayi di bawah satu tahun sebaiknya tidak mendapatkan paparan layar digital, sedangkan anak usia dua hingga empat tahun dianjurkan tidak lebih dari satu jam per hari.
American Academy of Pediatrics atau AAP juga memberikan pedoman penggunaan gadget pada anak. AAP menekankan bahwa kualitas konten dan pendampingan orang tua sama pentingnya dengan durasi penggunaan layar.
Anak usia 18 hingga 24 bulan mulai dapat dikenalkan pada media digital dengan konten berkualitas dan didampingi orang tua. Sementara pada anak usia dua hingga lima tahun, penggunaan gadget dianjurkan tetap dibatasi agar tidak mengganggu waktu bermain aktif dan tidur.
Terlalu lama menggunakan gadget dapat membuat anak lebih pasif dan mengurangi interaksi langsung dengan lingkungan sekitar. Beberapa penelitian juga menunjukkan screen time berlebihan dapat memengaruhi fokus dan kualitas tidur anak.
Kementerian Kesehatan RI mengingatkan bahwa anak membutuhkan aktivitas fisik, komunikasi, dan stimulasi sosial secara langsung untuk mendukung tumbuh kembangnya. Karena itu, orang tua dianjurkan membuat aturan penggunaan gadget yang konsisten di rumah.
Pendampingan yang tepat dapat membantu anak mengenal teknologi secara sehat tanpa kehilangan waktu bermain dan belajar di dunia nyata. Dengan memahami panduan resmi berdasarkan usia, penggunaan gadget dapat menjadi lebih aman dan seimbang bagi anak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....