Overstimulation Menjadi Keluhan Baru Anak Muda di Era Digital

  • 11 Mei 2026 06:07 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Overstimulation mulai banyak dirasakan generasi muda di era digital saat ini. Kondisi tersebut terjadi ketika otak menerima terlalu banyak rangsangan dalam waktu bersamaan sehingga memicu kelelahan mental.

Paparan notifikasi ponsel, media sosial, hingga arus informasi tanpa henti menjadi salah satu penyebab utama overstimulation. Otak terus bekerja memproses berbagai rangsangan tanpa memiliki waktu istirahat yang cukup.

Akibatnya, sebagian orang merasa cepat lelah meski tidak melakukan aktivitas fisik berat. Kondisi itu berkaitan dengan kelelahan mental yang muncul akibat stimulasi berlebihan sepanjang hari.

Psikolog menjelaskan overstimulation dapat memengaruhi fokus, emosi, hingga kemampuan seseorang untuk merasa tenang. Paparan informasi yang terlalu banyak membuat otak sulit beristirahat secara optimal.

Jurnal internasional Frontiers in Psychology turut membahas dampak penggunaan teknologi digital terhadap kesehatan mental manusia. Paparan layar berlebihan disebut dapat meningkatkan stres psikologis dan menurunkan kenyamanan emosional seseorang.

Kebiasaan membuka banyak aplikasi secara bersamaan juga memperburuk kondisi tersebut. Otak dipaksa berpindah fokus terus-menerus sehingga konsentrasi menjadi lebih cepat menurun dan tubuh terasa sulit rileks.

Para ahli menyarankan masyarakat mulai membatasi paparan digital secara bertahap dengan menyediakan waktu tanpa layar setiap hari. Di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat, menjaga keseimbangan digital dinilai penting agar kesehatan mental tetap terjaga dengan baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....