Mengapa Kini Banyak Orang Kembali Beralih ke Headset Kabel?

  • 26 Apr 2026 09:48 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Tren penggunaan headset kabel kembali meningkat di tengah maraknya perangkat Bluetooth yang sebelumnya mendominasi. Fenomena ini dipengaruhi oleh meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kenyamanan penggunaan sekaligus faktor kesehatan telinga.

Salah satu alasan orang kembali ke headset kabel adalah kontrol penggunaan yang lebih sederhana tanpa ketergantungan baterai. Hal ini membuat pengguna cenderung lebih sadar dalam penggunaan, sehingga tidak terus-menerus memakai headset dalam waktu lama.

Selain itu, jenis headset seperti earbud yang umum pada perangkat nirkabel sering membuat pengguna menaikkan volume karena kurang mampu meredam suara lingkungan. Akibatnya, paparan suara keras meningkat dan berpotensi mempercepat kerusakan telinga.

Headset kabel dinilai lebih membantu dalam menjaga kualitas suara tanpa perlu menaikkan volume terlalu tinggi. Hal ini menjadi pertimbangan penting bagi pengguna yang mulai peduli terhadap kesehatan pendengaran.

Dikutip dari laman keslan.kemkes.go.id pada Minggu, 26 April 2026, penggunaan headset yang berlebihan dan tidak sesuai aturan dapat memicu gangguan pendengaran. Penggunaan dengan volume tinggi dan durasi lama berisiko merusak fungsi pendengaran secara bertahap.

Kemenkes juga menyebutkan bahwa kebiasaan menggunakan headset tanpa batas waktu dapat menyebabkan berbagai gangguan seperti tinnitus hingga penurunan pendengaran. Kondisi ini sering terjadi karena pengguna tidak menyadari lamanya pemakaian saat menggunakan perangkat audio.

Jadi, apapun jenis headset yang digunakan, kunci utama adalah penggunaan yang bijak dengan membatasi volume dan durasi. Dengan kesadaran tersebut, tren kembali ke headset kabel menjadi bagian dari upaya masyarakat menjaga kesehatan telinga di era digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....