Sering Skip Sunscreen? Ini Dampak yang Diam-Diam Merusak Kulitmu
- 20 Apr 2026 21:20 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Masih banyak orang yang menganggap penggunaan sunscreen tidak terlalu penting, terutama saat beraktivitas di dalam ruangan. Padahal, paparan sinar matahari tetap bisa mengenai kulit meski cuaca mendung atau berada di balik jendela.
Sunscreen berfungsi melindungi kulit dari radiasi ultraviolet (UV) yang dapat merusak lapisan kulit secara perlahan. Tanpa perlindungan ini, kulit akan lebih rentan mengalami kerusakan yang tidak selalu terlihat dalam waktu singkat.
Salah satu dampak yang paling umum terjadi adalah penuaan dini, seperti munculnya keriput, garis halus, dan flek hitam. Paparan sinar UV secara terus-menerus dapat merusak kolagen, yaitu protein penting yang menjaga elastisitas kulit.
Selain itu, tidak menggunakan sunscreen juga meningkatkan risiko terjadinya hiperpigmentasi. Kondisi ini ditandai dengan munculnya noda gelap pada kulit yang sering kali sulit dihilangkan tanpa perawatan khusus.
Menurut berbagai penelitian dermatologi, paparan sinar UV merupakan penyebab utama kerusakan kulit hingga 80 persen. Studi juga menunjukkan bahwa penggunaan sunscreen secara rutin dapat menurunkan risiko kanker kulit secara signifikan.
Tak hanya itu, sinar UV juga dapat menyebabkan kulit terbakar atau sunburn jika terpapar dalam waktu lama. Kondisi ini bisa menimbulkan rasa perih, kemerahan, bahkan pengelupasan pada kulit.
Untuk itu, penggunaan sunscreen sebaiknya menjadi bagian dari rutinitas harian, baik saat beraktivitas di luar maupun di dalam ruangan. Dengan perlindungan yang tepat, kesehatan kulit dapat terjaga dan risiko kerusakan jangka panjang dapat diminimalkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....