Sering Ngantuk setelah Makan? ternyata Ini Bahayanya jika Langsung Tidur

  • 20 Apr 2026 21:11 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Kebiasaan langsung tidur setelah makan masih sering dilakukan banyak orang, terutama saat malam hari setelah aktivitas padat. Rasa kenyang yang disertai kantuk memang membuat tubuh terasa ingin segera beristirahat tanpa menunda.

Namun, kebiasaan ini ternyata tidak disarankan dari sisi kesehatan karena dapat mengganggu proses pencernaan. Saat tubuh dalam posisi berbaring, sistem pencernaan tidak bekerja seoptimal saat posisi tubuh tegak.

Salah satu dampak yang paling umum terjadi adalah naiknya asam lambung ke kerongkongan atau yang dikenal sebagai refluks asam. Kondisi ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman seperti perih di dada, mual, hingga sensasi terbakar di tenggorokan.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa posisi tubuh setelah makan sangat berpengaruh terhadap kesehatan pencernaan. Studi yang dipublikasikan dalam jurnal kesehatan pencernaan menyebutkan bahwa berbaring kurang dari dua jam setelah makan meningkatkan risiko gangguan asam lambung secara signifikan.

Selain itu, kebiasaan ini juga dapat memicu peningkatan berat badan jika dilakukan secara terus-menerus. Hal ini karena tubuh tidak memiliki cukup waktu untuk membakar kalori secara optimal sebelum memasuki fase istirahat.

Tidak hanya itu, langsung tidur setelah makan juga dapat menyebabkan kualitas tidur menjadi kurang baik. Perut yang masih bekerja mencerna makanan dapat menimbulkan rasa tidak nyaman sehingga membuat tidur menjadi tidak nyenyak.

Untuk menghindari dampak tersebut, para ahli menyarankan memberi jeda waktu sekitar dua hingga tiga jam sebelum tidur setelah makan. Selama jeda tersebut, tubuh dapat membantu proses pencernaan berjalan lebih optimal dan menjaga kesehatan secara keseluruhan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....