Lipstik Tidak Sengaja Tertelan, Apakah Berbahaya bagi Tubuh?

  • 29 Agt 2026 22:18 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Lipstik saat ini tidak hanya hadir dalam beragam warna, tetapi juga menawarkan aroma seperti stroberi, vanila, ceri, hingga buah-buahan lainnya. Karena digunakan langsung pada bibir, sebagian kecil produk secara tidak sengaja dapat ikut tertelan ketika seseorang makan, minum, menjilat bibir, atau menghapus lipstik, sehingga muncul pertanyaan apakah kandungan pewangi di dalamnya aman jika masuk ke tubuh.

Secara umum, tertelannya lipstik dalam jumlah kecil secara tidak sengaja biasanya tidak menyebabkan keracunan serius. Poison Control menjelaskan bahwa sebagian besar produk bibir tersusun dari minyak, lilin, pelembap, pigmen, serta bahan tambahan lainnya yang dalam jumlah kecil umumnya memiliki tingkat toksisitas rendah, meski tetap tidak dirancang untuk dikonsumsi sebagai makanan.

Aroma buah pada lipstik juga tidak berarti produk tersebut dibuat menggunakan sari buah yang aman untuk dimakan dalam jumlah besar. Wewangian kosmetik merupakan campuran bahan yang digunakan untuk memberikan karakter aroma tertentu, sehingga keamanan penggunaannya harus dilihat berdasarkan jenis bahan, konsentrasi, dan tujuan pemakaian dalam produk kosmetik, bukan semata-mata karena aromanya menyerupai makanan.

Meski tertelan sedikit biasanya tidak menjadi masalah, konsumsi dalam jumlah besar dapat menimbulkan keluhan seperti iritasi pada mulut dan tenggorokan, mual, muntah, atau diare. Poison Control bahkan mencatat kasus seorang anak yang memakan sekitar setengah batang lipstik dan mengalami ruam, serta kasus lain ketika anak mengonsumsi dua kemasan lip balm beraroma buah tetapi tidak mengalami gejala serius setelah dipantau.

Selain bahan pewangi, perhatian terhadap produk bibir juga berkaitan dengan kemungkinan adanya cemaran bahan tertentu, termasuk logam berat pada sebagian produk. Penelitian Airin Zakaria dan Yu Bin Ho yang diterbitkan dalam Regulatory Toxicology and Pharmacology pada 2015 menganalisis 374 kuesioner pengguna serta sampel lipstik di Malaysia dan menemukan kandungan timbal, kadmium, serta kromium dalam sejumlah produk, meskipun penilaian risikonya menunjukkan tidak terdapat risiko nonkarsinogenik yang signifikan dari paparan berkepanjangan dalam skenario penelitian tersebut.

FDA juga menjelaskan bahwa paparan bahan tertentu dari lipstik memang dapat terjadi melalui tertelan secara tidak sengaja, terutama karena produk berada langsung pada bibir dan dapat ikut masuk ke mulut ketika pengguna menjilat bibir. Karena itu, penggunaan produk kosmetik yang memiliki izin edar dan diproduksi sesuai standar keamanan tetap penting, sementara lipstik sebaiknya tidak sengaja dimakan atau diberikan kepada anak sebagai sesuatu yang dianggap aman hanya karena memiliki aroma seperti buah.

Jika lipstik tertelan dalam jumlah sangat sedikit, pengguna umumnya cukup berkumur atau minum beberapa teguk air dan memantau kondisi tubuh, tanpa memaksakan diri untuk muntah. Namun, jika produk tertelan dalam jumlah banyak, produk memiliki kandungan khusus, atau muncul gejala seperti muntah berulang, diare, kesulitan bernapas, reaksi alergi, maupun keluhan lain yang mengkhawatirkan, sebaiknya segera mencari bantuan medis dan membawa kemasan produk agar kandungannya dapat diketahui dengan jelas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....