Menjaga Kulit Tetap Terhidrasi Saat Ramadan
- 10 Feb 2026 11:43 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Memasuki bulan Ramadan, kondisi fisik tubuh umumnya mengalami sejumlah perubahan akibat perubahan pola makan dan minum. Salah satu dampak yang sering dirasakan adalah kondisi kulit yang menjadi kurang terhidrasi selama menjalani puasa.
Kurangnya asupan cairan dari dalam tubuh dapat menyebabkan kulit kehilangan kelembapan alaminya. Kondisi ini tidak hanya membuat kulit terasa kering, tetapi juga tampak kusam dan terasa lebih kencang dari biasanya.
| Baca juga: Pentingnya Menggunakan Sunscreen Setiap Hari |
Kulit yang tidak terhidrasi dengan baik juga berisiko mengalami iritasi ringan hingga penurunan elastisitas. Jika dibiarkan, kondisi tersebut dapat memengaruhi kenyamanan serta kepercayaan diri saat beraktivitas di bulan puasa.
Untuk mengatasi masalah ini, perawatan dari luar tubuh menjadi langkah penting yang perlu diperhatikan. Penggunaan produk skincare dengan kandungan yang bersifat menghidrasi seperti aloe vera, ceramide, dan bahan pelembap lainnya dapat membantu mengembalikan kelembapan kulit.
| Baca juga: Cara agar Tetap Terhidrasi saat Liburan |
Selain perawatan dari luar, menjaga hidrasi dari dalam tubuh juga tidak kalah penting. Kebutuhan cairan harian tetap harus terpenuhi meskipun waktu minum terbatas selama berpuasa.
Disarankan untuk mengonsumsi minimal delapan gelas air putih setiap hari dengan pembagian yang tepat. Dua gelas dapat diminum saat berbuka puasa, dua gelas sebelum tidur, serta sisanya dikonsumsi saat sahur dan sebelum imsak.
Dengan perawatan yang tepat dari luar dan dalam tubuh, kesehatan kulit tetap dapat terjaga selama Ramadan. Kulit yang terhidrasi dengan baik akan membantu menjaga penampilan tetap segar dan nyaman menjalani aktivitas ibadah maupun kegiatan sehari-hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....