Cara Cegah Serangan Jantung Setelah Olahraga

  • 26 Jan 2026 20:41 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Olahraga dikenal baik untuk menjaga kesehatan jantung, namun aktivitas fisik yang tidak diimbangi dengan pemulihan yang tepat justru dapat memicu gangguan kesehatan. Dalam beberapa kasus, serangan jantung dapat terjadi setelah olahraga, terutama pada aktivitas dengan intensitas tinggi.

Tenaga medis menjelaskan bahwa setelah berolahraga, denyut jantung dan tekanan darah masih berada pada kondisi tinggi. Jika tubuh langsung berhenti beraktivitas tanpa pendinginan, jantung dapat mengalami stres mendadak yang berisiko menimbulkan gangguan irama jantung.

Salah satu cara mencegah risiko tersebut adalah dengan melakukan pendinginan atau cooling down secara bertahap. Gerakan ringan dan peregangan membantu menurunkan denyut jantung secara perlahan serta melancarkan aliran darah kembali ke kondisi normal.

Selain itu, penting untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh setelah olahraga. Dehidrasi dapat membuat darah menjadi lebih kental dan membebani kerja jantung, sehingga meningkatkan risiko gangguan kardiovaskular.

Masyarakat juga diimbau untuk mengenali sinyal tubuh setelah berolahraga. Gejala seperti nyeri dada, pusing, mual, atau sesak napas tidak boleh diabaikan dan harus segera mendapat penanganan medis.

Dokter menyarankan agar olahraga dilakukan sesuai kemampuan tubuh dan disertai pemeriksaan kesehatan rutin, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko penyakit jantung. Dengan pola olahraga yang aman dan pemulihan yang tepat, manfaat olahraga dapat dirasakan tanpa membahayakan kesehatan jantung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....