Jangan Sembarangan, Ini Bahaya Memanaskan Makanan Berulang Kali
- 25 Jan 2026 10:19 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Memanaskan makanan sering menjadi solusi praktis, terutama bagi masyarakat dengan aktivitas padat. Sisa makanan disimpan di kulkas, lalu dipanaskan kembali saat akan dikonsumsi. Cara ini memang efisien, namun jika dilakukan berulang kali, ternyata bisa menimbulkan risiko bagi kesehatan.
Memanaskan makanan lebih dari satu kali dapat menyebabkan perubahan pada kandungan gizinya. Beberapa nutrisi penting seperti vitamin B dan vitamin C cenderung mudah rusak ketika terkena panas berulang. Akibatnya, makanan yang dikonsumsi tidak lagi memberikan manfaat gizi secara optimal bagi tubuh.
Selain itu, pemanasan berulang juga berpotensi memicu pertumbuhan bakteri. Makanan yang tidak disimpan dengan benar lalu dipanaskan kembali bisa menjadi media berkembangnya mikroorganisme berbahaya. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko gangguan pencernaan, seperti diare atau keracunan makanan.
Jenis makanan tertentu bahkan memiliki risiko lebih tinggi. Nasi, misalnya, dapat mengandung bakteri Bacillus cereus jika dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang. Ketika nasi dipanaskan berulang kali, bakteri tersebut tidak selalu mati dan justru dapat menghasilkan racun berbahaya bagi tubuh. Hal serupa juga dapat terjadi pada lauk berbahan santan, daging, dan sayuran hijau.
Tak hanya itu, proses pemanasan berulang dengan suhu tinggi dapat mengubah struktur kimia makanan. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini dikhawatirkan berdampak buruk bagi kesehatan jika dilakukan terus-menerus tanpa disadari.
Untuk mengurangi risiko, masyarakat disarankan memanaskan makanan secukupnya sesuai porsi yang akan dikonsumsi. Simpan sisa makanan dalam wadah tertutup dan segera masukkan ke lemari pendingin. Selain itu, pastikan makanan dipanaskan hingga benar-benar panas merata dan hindari memanaskan makanan yang sudah berbau atau berubah tekstur.
Kebiasaan sederhana dalam mengelola makanan sehari-hari dapat membantu menjaga kesehatan keluarga. Lebih bijak dalam memanaskan makanan bukan hanya soal kepraktisan, tetapi juga investasi jangka panjang bagi tubuh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....