Balai BPOM Bengkulu Edukasi Masyarakat Kenali Produk Ilegal di Bazar BKKBN

  • 10 Jul 2026 13:08 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID,Bengkulu – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Bengkulu turut berpartisipasi dalam Bazar Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang digelar Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu. Melalui kegiatan tersebut, Balai BPOM menghadirkan pameran edukasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang bahaya produk ilegal serta pentingnya memilih produk yang telah memiliki izin edar.

Perwakilan Balai BPOM Bengkulu, Alex Junico Ginting, mengatakan keikutsertaan BPOM dalam bazar Harganas bertujuan memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat. Edukasi dilakukan dengan menampilkan contoh produk ilegal yang masih ditemukan beredar di pasaran, mulai dari obat tradisional, kosmetik, hingga produk pangan.

"Hari ini Balai BPOM di Bengkulu hadir dalam bazar Hari Keluarga Nasional yang diadakan oleh BKKBN Perwakilan Provinsi Bengkulu. Balai BPOM di Bengkulu hadir dengan pameran edukasi, kita membawa contoh produk-produk ilegal, mulai dari obat tradisional, kosmetik hingga produk makanan," ujar Alex saat diwawancarai, Kamis (9/7/2026).

Ia menjelaskan, masyarakat diberikan pemahaman mengenai ciri-ciri produk ilegal agar lebih berhati-hati sebelum membeli maupun menggunakan suatu produk. Selain itu, BPOM juga menyediakan layanan konsultasi bagi masyarakat yang ingin memastikan legalitas produk yang dimiliki.

"Misalnya ada masyarakat yang punya produk dan ingin mengetahui apakah produk tersebut legal atau ilegal, ada izin BPOM-nya atau tidak, kita bisa membantu melakukan pengecekan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat," jelasnya.

Selain memberikan edukasi, Balai BPOM Bengkulu juga menghadirkan layanan uji cepat (rapid test kit) terhadap pangan. Pengujian tersebut dilakukan untuk mendeteksi kandungan bahan berbahaya seperti formalin, boraks, metanil yellow, dan rhodamin B yang sering disalahgunakan dalam produk makanan.

Alex menyebutkan, sosialisasi dilakukan kepada seluruh pengunjung bazar, baik yang datang langsung ke stan BPOM maupun masyarakat yang melintas di lokasi kegiatan. Antusiasme masyarakat cukup tinggi, terutama saat menanyakan contoh produk yang dipajang oleh Balai BPOM Bengkulu.

"Yang paling banyak ditanyakan masyarakat adalah apakah contoh produk yang kami display benar-benar ilegal atau tidak. Karena produk seperti itu masih ditemukan di pasaran, sehingga kami memberikan penjelasan kepada masyarakat agar lebih waspada," katanya.

Ia mengimbau masyarakat untuk berperan aktif melaporkan apabila menemukan dugaan peredaran produk ilegal di lingkungan sekitar. Laporan dapat disampaikan melalui layanan pengaduan BPOM maupun media sosial resmi Balai BPOM Bengkulu.

Melalui kegiatan edukasi dalam Bazar Harganas tersebut, Balai BPOM Bengkulu berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya memilih produk yang aman, bermutu, dan memiliki izin edar semakin meningkat. Upaya ini diharapkan dapat melindungi masyarakat dan keluarga dari risiko penggunaan produk ilegal maupun pangan yang mengandung bahan berbahaya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....