Orang Indonesia Habiskan Lebih dari 3 Jam Sehari di Media Sosial, Apa Dampaknya?

  • 31 Jul 2026 20:26 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Masyarakat Indonesia masih menjadi salah satu pengguna media sosial paling aktif di dunia.

Laporan Digital 2025 Indonesia yang diterbitkan DataReportal menunjukkan bahwa rata-rata pengguna internet di Indonesia menghabiskan sekitar 3 jam 8 menit per hari untuk mengakses media sosial, sementara total waktu berinternet mencapai sekitar 7 jam 22 menit per hari.

Durasi tersebut menunjukkan bahwa hampir setengah dari waktu masyarakat saat berada di internet digunakan untuk membuka berbagai platform media sosial seperti TikTok, Instagram, YouTube, Facebook, hingga X. Aktivitas yang dilakukan pun beragam, mulai dari mencari hiburan, mengikuti berita, berbelanja, hingga membangun relasi sosial secara daring.

Fenomena ini dipengaruhi oleh tingginya penetrasi smartphone dan semakin mudahnya akses internet di Indonesia. Selain itu, algoritma media sosial yang terus menyajikan konten sesuai minat pengguna membuat banyak orang menghabiskan waktu lebih lama tanpa menyadari durasi penggunaan mereka.

Namun, penggunaan media sosial dalam waktu yang terlalu lama juga perlu menjadi perhatian.

Penelitian yang diterbitkan dalam Nature Human Behaviour pada 2025 menemukan bahwa penggunaan media sosial secara berlebihan berkaitan dengan meningkatnya risiko kelelahan mental, gangguan konsentrasi, serta menurunnya kualitas tidur, terutama apabila penggunaan dilakukan hingga larut malam.

Temuan serupa juga disampaikan dalam berbagai kajian psikologi digital yang menunjukkan bahwa kualitas penggunaan media sosial lebih penting daripada sekadar lamanya waktu penggunaan. Interaksi yang positif, seperti berkomunikasi dengan keluarga atau memperoleh informasi bermanfaat, cenderung memberikan dampak yang lebih baik dibandingkan penggunaan pasif yang hanya menggulir konten tanpa tujuan jelas.

Para ahli menyarankan masyarakat untuk menerapkan kebiasaan digital yang lebih sehat, misalnya dengan mengaktifkan fitur pemantau screen time, menetapkan batas penggunaan harian, serta menghindari membuka media sosial setidaknya 30 hingga 60 menit sebelum tidur. Langkah sederhana tersebut dinilai dapat membantu menjaga kualitas tidur, produktivitas, serta kesehatan mental dalam jangka panjang.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, media sosial telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Karena itu, tantangan ke depan bukan sekadar mengurangi waktu penggunaan, melainkan membangun pola konsumsi media sosial yang lebih bijak, seimbang, dan memberikan manfaat bagi kehidupan pribadi maupun sosial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....