Fenomena Digital Sunset, Kebiasaan Mematikan Gawai sebelum Tidur Kian Populer

  • 20 Jul 2026 10:59 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu – Istilah digital sunset belakangan semakin sering dibicarakan di media sosial sebagai salah satu cara sederhana untuk meningkatkan kualitas tidur. Konsep ini mengajak seseorang berhenti menggunakan ponsel, tablet, maupun komputer sekitar 30 hingga 60 menit sebelum waktu tidur agar tubuh lebih siap beristirahat.

Menurut Dr. Rafael Pelayo, pakar tidur dari Stanford Sleep Medicine, cahaya yang dipancarkan layar gawai dapat mengganggu ritme sirkadian, yaitu jam biologis tubuh yang mengatur siklus tidur dan bangun. Akibatnya, otak menganggap hari masih siang sehingga produksi hormon melatonin yang membantu seseorang mengantuk menjadi tertunda.

Hal senada disampaikan Sleep Foundation yang menyebut paparan cahaya biru (blue light) pada malam hari dapat membuat seseorang lebih sulit tertidur dan mengurangi kualitas tidur secara keseluruhan. Karena itu, membatasi penggunaan perangkat elektronik menjelang tidur menjadi salah satu kebiasaan yang direkomendasikan oleh para ahli.

Selain membantu tidur lebih nyenyak, digital sunset juga dinilai bermanfaat bagi kesehatan mental. Dr. Shelby Harris, psikolog klinis spesialis gangguan tidur, menjelaskan bahwa berhenti melihat media sosial sebelum tidur dapat mengurangi rangsangan otak dan membantu tubuh memasuki fase relaksasi dengan lebih cepat.

Para ahli menyarankan waktu tanpa gawai dimanfaatkan untuk melakukan aktivitas yang lebih menenangkan. Misalnya membaca buku, menulis jurnal harian, melakukan peregangan ringan, meditasi, atau mendengarkan musik dengan tempo yang lembut agar tubuh dan pikiran lebih rileks.

Meski terlihat sederhana, menerapkan digital sunset membutuhkan konsistensi. Pengguna dapat memulai dengan menetapkan jam tertentu untuk meletakkan ponsel, mengaktifkan mode Do Not Disturb, atau mengisi daya perangkat di luar kamar tidur agar tidak tergoda membuka media sosial sebelum tidur.

Dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kualitas tidur, digital sunset menjadi salah satu kebiasaan yang layak dicoba. Para pakar menegaskan bahwa tidur yang cukup dan berkualitas berperan penting dalam menjaga konsentrasi, kesehatan mental, daya tahan tubuh, serta produktivitas pada keesokan harinya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....