Ini Rangkaian Ibadah Haji dari Awal hingga Akhir

  • 19 Mei 2025 14:45 WIB
  •  Bengkulu

KBRN, Bengkulu : Ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam yang kelima dan menjadi kewajiban bagi setiap Muslim yang mampu secara fisik, finansial, dan mental. Setiap tahunnya, jutaan umat Islam dari seluruh dunia berbondong-bondong menuju Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji yang penuh makna spiritual. Berikut ini adalah rangkaian ibadah haji secara lengkap dari awal hingga akhir:

1. Ihram

Rangkaian haji dimulai dengan niat ihram dari miqat (tempat yang telah ditentukan sesuai asal jamaah). Jamaah mengenakan pakaian ihram, yaitu dua lembar kain putih tanpa jahitan untuk laki-laki dan pakaian yang menutup aurat untuk perempuan. Setelah berniat, jamaah diharuskan menghindari hal-hal yang dilarang dalam keadaan ihram.

2. Tawaf Qudum

Setibanya di Masjidil Haram, jamaah melakukan tawaf qudum, yaitu mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali sebagai bentuk penghormatan awal.

3. Sa’i antara Shafa dan Marwah

Setelah tawaf, jamaah melanjutkan dengan sa’i, yaitu berjalan bolak-balik antara bukit Shafa dan Marwah sebanyak tujuh kali, mengenang perjuangan Hajar dalam mencari air untuk putranya, Ismail.

4. Wukuf di Arafah (9 Dzulhijjah)

Inilah puncak ibadah haji. Jamaah berkumpul di Padang Arafah mulai dari waktu Dzuhur hingga Magrib untuk berdoa, berzikir, dan memohon ampunan kepada Allah. Wukuf adalah rukun haji yang paling utama dan tidak boleh ditinggalkan.

5. Mabit di Muzdalifah

Setelah wukuf, jamaah bergerak ke Muzdalifah untuk bermalam (mabit) dan mengumpulkan batu kecil yang akan digunakan untuk melontar jumrah. Waktu mabit biasanya berlangsung hingga menjelang Subuh.

6. Melontar Jumrah Aqabah (10 Dzulhijjah)

Pada hari Idul Adha, jamaah melontar tujuh batu ke Jumrah Aqabah di Mina sebagai simbol penolakan terhadap godaan setan. Setelah itu, jamaah diperbolehkan mencukur rambut (tahallul awal).

7. Penyembelihan Hewan Kurban

Sebagai bagian dari ibadah haji, jamaah atau perwakilan mereka menyembelih hewan kurban. Ini juga merupakan amalan Idul Adha untuk seluruh umat Muslim.

8. Tawaf Ifadah

Setelah kurban, jamaah kembali ke Masjidil Haram untuk melaksanakan tawaf ifadah, yang menjadi salah satu rukun haji. Tawaf ini mirip dengan tawaf qudum, diikuti oleh sa’i (jika belum dilakukan sebelumnya).

9. Mabit di Mina (11–13 Dzulhijjah)

Jamaah kembali ke Mina untuk bermalam selama tiga hari (hari tasyrik) dan setiap hari melakukan lontar jumrah: Ula, Wustha, dan Aqabah masing-masing tujuh lemparan batu.

10. Tawaf Wada’

Sebelum meninggalkan Makkah, jamaah melakukan tawaf wada’, yaitu tawaf perpisahan sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada Ka'bah.

Ibadah haji mengandung pesan spiritual yang mendalam, yakni totalitas penghambaan kepada Allah, kesetaraan manusia, dan semangat pengorbanan. Melalui serangkaian ritual ini, umat Islam diajak untuk merenung, memperbaiki diri, dan kembali menjadi pribadi yang bertakwa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....