Kegiatan Luar Sekolah untuk Anak Usia 5 Tahun

  • 02 Okt 2026 17:07 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Kegiatan luar sekolah dapat menjadi salah satu cara bagi anak usia 5 tahun untuk belajar melalui pengalaman langsung di luar lingkungan kelas. Berbagai aktivitas seperti bermain di taman, olahraga ringan, berkebun, kegiatan seni di ruang terbuka, hingga kunjungan edukatif dapat memberikan pengalaman baru sekaligus menyenangkan bagi anak.

Pada usia lima tahun, anak sedang berada dalam tahap perkembangan yang membutuhkan banyak kesempatan untuk bergerak, mengeksplorasi lingkungan, dan berinteraksi dengan orang lain. Kegiatan seperti permainan kelompok, berlari, melompat, bermain bola, atau permainan keseimbangan dapat membantu anak melatih kemampuan motorik kasar sekaligus belajar mengikuti aturan sederhana.

Tidak hanya aktivitas fisik, kegiatan luar sekolah juga dapat dirancang untuk mengenalkan anak pada alam dan lingkungan sekitar. Misalnya, anak dapat diajak mengamati tanaman, mengenal hewan, menanam sayuran, mengumpulkan benda-benda alam, atau mengikuti kegiatan sederhana seperti membersihkan lingkungan bersama.

Penelitian berjudul “Outdoor Play Activities in Optimizing Motor Skills in Children: A Systematic Review” yang diterbitkan dalam Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia pada 2026 menemukan bahwa aktivitas bermain di luar ruangan dapat mendukung perkembangan keseimbangan, koordinasi tubuh, dan keterampilan motorik anak usia dini. Kajian tersebut juga menekankan bahwa durasi kegiatan, lingkungan bermain, serta dukungan orang tua menjadi faktor yang dapat memengaruhi manfaat kegiatan luar ruangan.

Penelitian lain berjudul “Characteristics of the Outdoor Environment Affording Physical Activity, Motor Competence, and Social Interactions in Children Aged 3–7 Years: A Systematic Review” menunjukkan bahwa lingkungan luar ruangan yang memiliki ruang terbuka, unsur alam, serta peralatan bermain dapat mendukung aktivitas fisik dan interaksi sosial anak usia dini. Temuan tersebut relevan bagi anak usia 5 tahun karena permainan kelompok di luar ruangan dapat memberikan kesempatan untuk bekerja sama, berkomunikasi, dan mengembangkan kemampuan motorik.

Selain itu, kajian berjudul “The Impacts of Unstructured Nature Play on Health in Early Childhood Development: A Systematic Review” menemukan adanya dampak positif permainan bebas di alam terhadap aktivitas fisik dan perilaku bermain kognitif, termasuk permainan imajinatif dan dramatis. Meski demikian, para peneliti juga mencatat bahwa kualitas penelitian yang tersedia masih beragam sehingga manfaat kegiatan perlu dipahami sesuai jenis aktivitas dan kondisi anak.

Dengan demikian, kegiatan luar sekolah untuk anak usia 5 tahun tidak harus selalu berbentuk pembelajaran formal, tetapi dapat dikemas melalui permainan yang aman, menyenangkan, dan sesuai tahap perkembangan anak. Orang tua dan guru dapat memilih kegiatan seperti olahraga ringan, permainan tradisional, eksplorasi alam, berkebun, kunjungan edukatif, atau permainan kelompok dengan tetap memperhatikan keamanan serta memberikan pendampingan selama kegiatan berlangsung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....