Cara Menjaga Kulit Anak Tetap Sehat saat Beraktivitas di Luar Rumah

  • 21 Sep 2026 21:01 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Aktivitas di luar rumah memberikan banyak manfaat bagi anak, mulai dari bergerak aktif hingga mendapatkan pengalaman baru dari lingkungan sekitar. Namun, paparan sinar ultraviolet (UV), panas, keringat, debu, dan polusi dapat memengaruhi kesehatan kulit anak sehingga perlindungan perlu diperhatikan sejak dini.

Salah satu cara utama menjaga kulit anak adalah mengurangi paparan sinar matahari secara langsung, terutama ketika intensitas sinar UV sedang tinggi. Orang tua dapat mengajak anak beristirahat di tempat teduh dan mengatur aktivitas luar ruangan pada waktu yang paparan mataharinya tidak terlalu kuat.

Pakaian juga berperan penting dalam melindungi kulit anak ketika bermain di luar rumah. Pilih pakaian yang ringan dan nyaman tetapi tetap menutupi sebagian besar kulit, serta lengkapi dengan topi bertepi lebar dan kacamata yang memiliki perlindungan UV jika diperlukan.

Untuk anak berusia enam bulan ke atas, penggunaan tabir surya dapat menjadi bagian dari perlindungan kulit saat berada di luar ruangan. American Academy of Dermatology merekomendasikan tabir surya dengan perlindungan broad-spectrum, SPF 30 atau lebih tinggi, serta tahan air, kemudian digunakan kembali sekitar setiap dua jam atau setelah anak berenang dan banyak berkeringat.

Berdasarkan penelitian berjudul A Review of the Impact of Sun Safety Interventions in Children yang diterbitkan dalam Dermatology Practical & Conceptual pada 2023, perlindungan kulit anak dari paparan sinar matahari dapat dilakukan melalui penggunaan tabir surya, pakaian dan topi pelindung, mencari tempat teduh, serta menghindari paparan sinar UV pada waktu tertentu. Tinjauan terhadap 66 penelitian tersebut menunjukkan bahwa berbagai intervensi perlindungan matahari dapat membantu meningkatkan perilaku menjaga kesehatan kulit pada anak.

Asupan cairan juga tidak kalah penting, terutama ketika anak bermain di luar dalam cuaca panas. Memberikan air minum secara berkala membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi, sementara orang tua juga perlu memperhatikan tanda-tanda anak kepanasan dan segera memindahkannya ke tempat yang lebih sejuk.

Kebiasaan melindungi kulit sejak masa kanak-kanak juga memiliki manfaat jangka panjang karena paparan sinar UV pada usia dini berkaitan dengan peningkatan risiko kerusakan kulit dan kanker kulit di kemudian hari. Sebuah tinjauan sistematis terhadap 66 penelitian menemukan bahwa berbagai intervensi perlindungan matahari pada anak dapat meningkatkan perilaku seperti penggunaan tabir surya, topi, pakaian pelindung, mencari tempat teduh, dan menghindari paparan UV pada waktu tertentu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....