Benarkah Nasi Dingin Lebih Baik?
- 10 Agt 2026 09:05 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Pernah makan nasi yang sudah disimpan di kulkas lalu dipanaskan kembali? Rasanya bisa terasa berbeda, dari yang semula pulen menjadi lebih pera atau sedikit keras.
Perubahan itu ternyata bukan sekadar soal tekstur. Saat nasi yang sudah matang didinginkan, sebagian pati di dalamnya dapat mengalami perubahan struktur melalui proses yang disebut retrogradasi.
Perubahan tersebut dapat meningkatkan jumlah pati resisten pada nasi. Pati jenis ini tidak sepenuhnya dicerna di usus halus dan dapat mencapai usus besar, sehingga memiliki karakter yang berbeda dari pati yang lebih mudah dicerna.
Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Functional Foods pada 2015 menemukan bahwa proses memasak, mendinginkan, dan memanaskan kembali nasi dapat memengaruhi kandungan pati resisten serta respons gula darah setelah makan. Artinya, cara nasi diperlakukan setelah matang memang dapat memengaruhi karakteristik gizinya.
Namun, bukan berarti nasi dingin otomatis lebih sehat. Jenis beras, cara memasak, durasi dan suhu pendinginan, hingga proses pemanasan kembali dapat memengaruhi seberapa banyak pati yang berubah.
Yang juga penting, nasi matang tidak sebaiknya dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang. Bacillus cereus, bakteri yang dapat ditemukan pada beras, bisa berkembang pada makanan yang disimpan dengan cara yang tidak tepat dan menghasilkan toksin yang menyebabkan keracunan makanan.
Jadi, nasi yang didinginkan memang bisa mengalami perubahan yang menarik, terutama pada struktur patinya. Tetapi, daripada berfokus pada apakah nasi dingin lebih baik atau tidak, yang lebih penting adalah memperhatikan porsi makan, cara penyimpanan, dan keamanan nasi setelah dimasak.
Referensi:
Sajilata, M. G., Singhal, R. S., & Kulkarni, P. R. (2006). Resistant starch – A review. Comprehensive Reviews in Food Science and Food Safety.Sonia, S., Witjaksono, F., & Ridwan, R. (2015). Effect of cooling of cooked rice on resistant starch content and glycemic response. Journal of Functional Foods.
U.S. Food and Drug Administration. Bad Bug Book: Bacillus cereus and other Bacillus species.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....