Fakta Minum Air Es saat Haid yang Masih Sering Disalahpahami

  • 06 Agt 2026 14:53 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Larangan minum air es saat menstruasi masih banyak dipercaya oleh sebagian masyarakat. Hingga kini, belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa minum air es dapat menghentikan, memperbanyak, atau mengganggu siklus menstruasi.

Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), menstruasi terjadi karena peluruhan lapisan dinding rahim akibat perubahan hormon. Proses tersebut tidak dipengaruhi oleh suhu minuman yang dikonsumsi.

Air es yang diminum akan menyesuaikan suhu tubuh setelah masuk ke saluran pencernaan. Tubuh memiliki mekanisme untuk menjaga suhu inti tetap stabil sehingga minuman dingin tidak akan membuat darah haid membeku di dalam rahim.

Sebagian perempuan mungkin merasa lebih nyaman mengonsumsi minuman hangat saat mengalami kram menstruasi. Namun, rasa nyaman tersebut bersifat individual dan bukan berarti air es berbahaya bagi semua perempuan yang sedang haid.

Keluhan seperti nyeri haid, perut kembung, atau lemas lebih banyak dipengaruhi oleh perubahan hormon prostaglandin daripada suhu makanan atau minuman. Oleh karena itu, penanganan yang tepat meliputi istirahat cukup, konsumsi makanan bergizi, menjaga tubuh tetap terhidrasi, dan berolahraga ringan apabila memungkinkan.

Masyarakat tidak perlu menghindari air es saat menstruasi apabila tidak menimbulkan keluhan pada tubuh. Yang lebih penting adalah memastikan kebutuhan cairan harian tetap terpenuhi agar tubuh tidak mengalami dehidrasi selama masa haid.

Memahami informasi berdasarkan bukti ilmiah dapat membantu mengurangi kesalahpahaman yang masih berkembang di masyarakat. Apabila nyeri haid terasa sangat berat, berlangsung berkepanjangan, atau disertai perdarahan yang tidak biasa, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

Sumber: American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG); Mayo Clinic; National Health Service (NHS) UK; Office on Women’s Health U.S. Department of Health & Human Services.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....