AC Sering Bocor? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
- 03 Jul 2026 16:24 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Air conditioner (AC) yang mengeluarkan tetesan air dari unit indoor menjadi salah satu masalah yang sering dikeluhkan pengguna. Selain mengganggu kenyamanan, kebocoran AC juga dapat merusak dinding, plafon, hingga perabotan apabila tidak segera ditangani.
Salah satu penyebab paling umum AC bocor adalah saluran pembuangan air atau drainase yang tersumbat oleh debu, lumut, maupun kotoran. Akibatnya, air hasil kondensasi tidak dapat mengalir dengan baik sehingga meluap dan menetes dari unit AC.
Filter udara yang kotor juga dapat memicu kebocoran. Debu yang menumpuk menghambat aliran udara sehingga evaporator menjadi terlalu dingin dan membentuk lapisan es. Ketika es mencair, air dapat menetes dalam jumlah yang lebih banyak dari biasanya.
| Baca juga: Alasan Anak Mengalami Gerakan Tutup Mulut |
Selain itu, pemasangan AC yang tidak rata juga dapat menyebabkan air tidak mengalir ke saluran pembuangan sebagaimana mestinya. Oleh karena itu, posisi unit indoor perlu dipastikan sedikit miring ke arah pembuangan air sesuai standar pemasangan.
Kebocoran juga dapat terjadi apabila baki penampung air retak atau selang pembuangan tertekuk. Kondisi tersebut membuat aliran air terganggu sehingga air keluar dari bagian dalam AC.
Untuk mencegah masalah tersebut, pengguna disarankan membersihkan filter udara setiap dua hingga empat minggu, terutama jika AC digunakan setiap hari. Perawatan berkala juga penting dilakukan agar saluran pembuangan dan komponen lainnya tetap berfungsi dengan baik.
| Baca juga: Tips agar Sepatu Tidak Mudah Bau |
Apabila AC tetap bocor meski filter sudah dibersihkan, sebaiknya segera menghubungi teknisi berpengalaman. Pemeriksaan menyeluruh diperlukan untuk memastikan tidak ada kerusakan pada komponen pendingin maupun sistem pembuangan air.
Perawatan rutin tidak hanya membantu mencegah kebocoran, tetapi juga menjaga kinerja AC tetap optimal, menghemat konsumsi listrik, serta memperpanjang usia pakai perangkat.
Sumber: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), American Society of Heating, Refrigerating and Air-Conditioning Engineers (ASHRAE), serta buku panduan perawatan AC dari produsen elektronik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....