Bangkit dari Hubungan Toxic, Upgrade Diri Jadi Langkah Penting untuk Move On

  • 19 Jun 2026 17:29 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Mengakhiri hubungan yang toxic sering kali meninggalkan luka emosional yang tidak ringan bagi sebagian orang. Namun, para psikolog menilai proses move on tidak hanya soal melupakan mantan pasangan, melainkan juga kesempatan untuk memperbaiki diri dan membangun kehidupan yang lebih sehat.

Salah satu langkah yang disarankan adalah mengembalikan fokus pada diri sendiri melalui pengembangan kemampuan, memperluas pergaulan, dan membangun rutinitas positif. Aktivitas seperti berolahraga, mengikuti pelatihan, menekuni hobi baru, atau melanjutkan pendidikan dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri dan mengurangi ketergantungan emosional terhadap hubungan yang telah berakhir.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Personality and Social Psychology Bulletin pada 2015 oleh Grace Larson dan tim dari Northwestern University menemukan bahwa individu yang mampu menemukan kembali identitas dirinya setelah putus cinta cenderung pulih lebih cepat. Studi tersebut melibatkan lebih dari 200 partisipan dan menunjukkan bahwa pemulihan emosional berkaitan erat dengan kemampuan seseorang membangun kembali konsep diri yang positif.

Selain meningkatkan kemampuan diri, menjaga jarak dari hal-hal yang memicu kenangan negatif juga menjadi bagian penting dalam proses penyembuhan. Membatasi interaksi dengan mantan pasangan di media sosial dan mengurangi kebiasaan membandingkan diri dengan kehidupan orang lain dapat membantu seseorang lebih fokus pada perkembangan pribadinya.

Penelitian lain dari University of Missouri pada 2018 menunjukkan bahwa praktik self-compassion atau kemampuan memperlakukan diri sendiri dengan penuh penerimaan berhubungan dengan tingkat stres yang lebih rendah setelah berakhirnya hubungan romantis. Individu yang mampu menerima pengalaman buruk tanpa terus menyalahkan diri sendiri cenderung memiliki kesehatan mental yang lebih baik.

Para ahli juga menyarankan agar seseorang tidak ragu mencari bantuan profesional apabila trauma akibat hubungan toxic mulai mengganggu aktivitas sehari-hari. Konseling dengan psikolog dapat membantu mengidentifikasi pola hubungan yang tidak sehat sekaligus membangun strategi untuk menjalin relasi yang lebih positif di masa depan.

Pada akhirnya, move on bukan sekadar melupakan seseorang, tetapi tentang bertumbuh menjadi pribadi yang lebih kuat dan mengenali nilai diri sendiri. Dengan terus melakukan upgrade diri secara emosional, sosial, maupun intelektual, seseorang dapat bangkit dari hubungan yang tidak sehat dan membuka peluang untuk menjalani kehidupan yang lebih bahagia serta hubungan yang lebih sehat di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....