Alasan Bisa Bertahan dalam Hubungan Toxic

  • 09 Apr 2026 15:41 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu – Banyak orang bertanya mengapa seseorang tetap bertahan dalam hubungan toxic yang jelas menyakitkan. Dari luar terlihat sederhana untuk pergi, namun bagi yang menjalani, keputusan itu terasa jauh lebih rumit dan penuh tekanan emosional.

Hubungan yang tidak sehat sering kali tidak selalu dipenuhi konflik, tetapi juga diselingi momen kebahagiaan. Pola ini menciptakan harapan bahwa keadaan akan membaik, sehingga seseorang terus bertahan meski berulang kali disakiti.

Keterikatan emosional yang kuat menjadi salah satu faktor utama yang membuat sulit melepaskan diri. Kenangan indah di masa lalu sering dijadikan alasan untuk bertahan dan mengabaikan realitas yang terjadi saat ini.

Selain itu, rasa takut akan kesepian dan kehilangan juga memainkan peran besar. Banyak individu merasa lebih aman berada dalam hubungan yang menyakitkan daripada menghadapi ketidakpastian hidup sendirian.

Rendahnya rasa percaya diri turut memperkuat kondisi tersebut. Seseorang bisa merasa tidak cukup baik untuk mendapatkan pasangan yang lebih sehat, sehingga menerima perlakuan buruk sebagai sesuatu yang pantas diterima.

Manipulasi emosional seperti gaslighting dan rasa bersalah yang terus ditanamkan membuat korban kehilangan kepercayaan pada dirinya sendiri. Dalam kondisi ini, kemampuan untuk mengambil keputusan secara rasional menjadi semakin melemah.

Memahami alasan-alasan ini adalah langkah awal untuk keluar dari hubungan yang tidak sehat. Dengan membangun kesadaran diri, mencari dukungan, dan berani mengambil keputusan, setiap individu memiliki kesempatan untuk hidup lebih sehat secara emosional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....