Hidup tanpa Target, Bebas atau Tersesat?
- 18 Jun 2026 07:19 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Di tengah tekanan hidup modern, banyak orang mulai mempertanyakan pentingnya memiliki target dalam hidup. Sebagian memilih menjalani hari tanpa tujuan kaku, dengan alasan ingin lebih bebas dan tidak terbebani.
Dalam kajian psikologi, tujuan hidup sering dikaitkan dengan arah dan makna dalam kehidupan seseorang. Tanpa arah tersebut, individu bisa mengalami kebingungan dalam menentukan langkah dan prioritas hidupnya.
| Baca juga: Refleksi Peringatan Hari Kartini Tahun 2026 |
Namun di sisi lain, hidup tanpa target juga dianggap memberi ruang untuk menikmati proses tanpa tekanan berlebih. Ketika target tidak dijadikan patokan utama, seseorang bisa lebih fleksibel dalam menghadapi perubahan hidup.
Dikutip dari laman Journal of Clinical Psychology pada Rabu, 17 Juni 2026, memiliki tujuan hidup berkaitan dengan kesehatan mental yang lebih baik. Penelitian menunjukkan bahwa individu dengan tujuan hidup cenderung memiliki tingkat depresi dan kecemasan yang lebih rendah.
| Baca juga: Life Path: Dari Tradisi hingga Tren Modern |
Meski demikian, bukan berarti hidup tanpa target selalu berdampak negatif. Dalam beberapa kondisi, melepas target justru membantu seseorang keluar dari tekanan dan ekspektasi yang terlalu tinggi.
Konsep makna hidup juga menekankan bahwa setiap individu bebas menentukan arti kehidupannya sendiri. Artinya, kebahagiaan tidak selalu berasal dari pencapaian target, tetapi bisa muncul dari pengalaman dan proses yang dijalani.
Pada akhirnya, hidup tanpa target bukan sekadar tentang benar atau salah. Pilihan ini lebih pada bagaimana seseorang mampu menemukan keseimbangan antara arah hidup dan kebebasan menjalani kehidupan sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....