Tanggal 31 Mei Diperingati sebagai Hari Tanpa Tembakau Sedunia

  • 31 Mei 2026 18:44 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Setiap tanggal 31 Mei, dunia memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia atau World No Tobacco Day. Peringatan ini menjadi momentum global untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penggunaan tembakau dan dampaknya bagi kesehatan, lingkungan, serta perekonomian.

Hari Tanpa Tembakau Sedunia pertama kali ditetapkan oleh World Health Organization melalui resolusi yang disahkan pada tahun 1987. Organisasi kesehatan dunia tersebut memilih tanggal 31 Mei sebagai hari khusus untuk mengajak masyarakat internasional mengurangi konsumsi tembakau dan mendukung kebijakan pengendalian rokok di berbagai negara.

Pemilihan tanggal 31 Mei bukan karena adanya peristiwa sejarah tertentu yang berkaitan dengan tembakau. Tanggal tersebut ditetapkan sebagai simbol kampanye tahunan yang mudah diingat dan menjadi titik fokus bagi negara-negara anggota WHO untuk melakukan edukasi kesehatan secara serentak.

Setiap tahun, WHO mengangkat tema yang berbeda sesuai tantangan terkini dalam pengendalian tembakau. Tema-tema tersebut biasanya menyoroti strategi pemasaran industri rokok, perlindungan anak dan remaja, dampak lingkungan, hingga upaya membantu perokok berhenti merokok.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa konsumsi tembakau masih menjadi salah satu penyebab kematian yang dapat dicegah terbesar di dunia. Dalam laporan WHO tahun 2024, penggunaan tembakau disebut menyebabkan lebih dari 8 juta kematian setiap tahun, termasuk sekitar 1,3 juta kematian akibat paparan asap rokok pada perokok pasif.

Selain berdampak pada kesehatan, penggunaan tembakau juga memiliki konsekuensi ekonomi dan sosial yang besar. Biaya pengobatan penyakit terkait rokok, kehilangan produktivitas akibat sakit, serta dampak lingkungan dari limbah puntung rokok menjadi tantangan yang terus dihadapi banyak negara.

Melalui peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia setiap 31 Mei, masyarakat diajak untuk lebih memahami risiko penggunaan produk tembakau dan pentingnya gaya hidup sehat. Momentum ini juga menjadi pengingat bahwa upaya menciptakan lingkungan bebas asap rokok memerlukan dukungan bersama dari pemerintah, tenaga kesehatan, keluarga, dan masyarakat luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....