Ingin Ikut Hyrox? Ini Jenis Latihan yang Perlu Dipersiapkan sebelum Berkompetisi

  • 05 Jun 2026 13:44 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Hyrox menjadi salah satu ajang kebugaran yang sedang naik daun karena menggabungkan lari dan latihan fungsional dalam satu kompetisi. Agar mampu menyelesaikan seluruh rangkaian tantangan dengan baik, peserta perlu menjalani persiapan latihan yang terstruktur jauh sebelum hari perlombaan.

Latihan pertama yang wajib dilakukan adalah latihan lari atau running endurance. Dalam kompetisi Hyrox, peserta harus menyelesaikan total lari sejauh delapan kilometer yang dibagi menjadi delapan sesi masing-masing satu kilometer, sehingga daya tahan kardiovaskular menjadi faktor yang sangat penting.

Selain lari, peserta juga perlu melatih kekuatan tubuh bagian bawah melalui latihan seperti squat, lunges, deadlift, dan sled push. Kelompok otot kaki yang kuat akan membantu peserta mempertahankan performa saat harus berlari dan melakukan berbagai tantangan yang membutuhkan tenaga besar.

Latihan kekuatan tubuh bagian atas juga tidak boleh diabaikan. Gerakan seperti rowing, farmer’s carry, wall ball, dan sled pull membutuhkan kekuatan otot bahu, punggung, lengan, serta genggaman tangan yang baik agar peserta dapat menyelesaikan setiap stasiun dengan efisien.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Physiology tahun 2024 menunjukkan bahwa kombinasi latihan daya tahan dan latihan kekuatan atau concurrent training memberikan peningkatan kebugaran yang lebih menyeluruh dibandingkan hanya berfokus pada satu jenis latihan. Studi tersebut melibatkan atlet rekreasional selama 12 minggu dan menemukan peningkatan signifikan pada kapasitas aerobik, kekuatan otot, serta daya tahan kerja fisik.

Jenis latihan lain yang penting adalah functional training yang meniru gerakan dalam kompetisi Hyrox. Latihan seperti burpee broad jump, ski erg, rowing ergometer, sandbag lunges, dan wall ball dapat membantu tubuh beradaptasi dengan pola gerakan yang akan dihadapi saat perlombaan berlangsung.

Selain latihan fisik, peserta juga perlu memperhatikan pemulihan, kualitas tidur, dan asupan nutrisi. Persiapan yang seimbang antara latihan, istirahat, dan pola makan akan membantu tubuh beradaptasi lebih baik sehingga risiko cedera berkurang dan performa saat berkompetisi dapat mencapai hasil yang optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....