Diet Gagal Diam-Diam? Ini Batas Aman Gula, Garam, dan Minyak

  • 20 Apr 2026 21:22 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Saat menjalani program diet, banyak orang fokus pada pengurangan porsi makan tanpa memperhatikan komposisi asupan harian. Padahal, kandungan gula, garam, dan minyak memiliki peran besar dalam menentukan keberhasilan diet.

Gula menjadi salah satu komponen yang perlu dibatasi karena berkontribusi pada peningkatan kalori harian. Organisasi World Health Organization merekomendasikan konsumsi gula tambahan tidak lebih dari 10 persen dari total energi harian, bahkan idealnya di bawah 5 persen untuk manfaat kesehatan tambahan.

Jika dikonversikan, batas aman konsumsi gula harian sekitar 25–50 gram atau setara dengan 4–9 sendok teh per hari. Konsumsi gula berlebih dapat meningkatkan risiko obesitas, resistensi insulin, hingga penyakit metabolik.

Selain gula, asupan garam juga harus dikontrol selama diet berlangsung. WHO menyarankan konsumsi garam tidak lebih dari 5 gram per hari atau sekitar satu sendok teh untuk menghindari risiko tekanan darah tinggi.

Kelebihan garam tidak hanya berdampak pada hipertensi, tetapi juga dapat menyebabkan retensi cairan dalam tubuh. Kondisi ini sering membuat berat badan terlihat tidak turun meski sudah menjalani diet ketat.

Sementara itu, konsumsi minyak atau lemak tetap dibutuhkan tubuh, namun harus dalam jumlah yang tepat. Para ahli gizi menyarankan asupan lemak berkisar 20–30 persen dari total kalori harian dengan memilih sumber lemak sehat seperti minyak zaitun atau alpukat.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa keseimbangan antara gula, garam, dan lemak sangat penting dalam menjaga metabolisme tubuh selama diet. Dengan mengontrol ketiga komponen ini secara tepat, program diet tidak hanya efektif menurunkan berat badan tetapi juga menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....