Burnout Sering Terjadi, Ini Penyebabnya

  • 07 Apr 2026 16:47 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Burnout atau kelelahan mental kini semakin sering dialami oleh banyak orang, terutama di era modern yang serba cepat. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada produktivitas, tetapi juga kesehatan fisik dan emosional seseorang.

Dalam kajian Psikologi, burnout didefinisikan sebagai kondisi stres kronis yang tidak berhasil dikelola dengan baik. Gejalanya meliputi kelelahan emosional, menurunnya motivasi, hingga perasaan jenuh terhadap pekerjaan atau aktivitas sehari-hari.

Salah satu penyebab utama burnout adalah beban kerja yang berlebihan tanpa diimbangi waktu istirahat yang cukup. Tekanan target, tuntutan pekerjaan, serta jam kerja yang panjang membuat seseorang rentan mengalami kelelahan mental.

Selain itu, kurangnya kontrol terhadap pekerjaan juga menjadi faktor pemicu. Ketika seseorang merasa tidak memiliki kendali atas tugas atau keputusan yang diambil, hal ini dapat menimbulkan stres berkepanjangan.

Lingkungan kerja yang tidak suportif juga berperan besar dalam memicu burnout. Minimnya apresiasi, konflik dengan rekan kerja, serta komunikasi yang buruk dapat memperburuk kondisi psikologis seseorang.

Penelitian menunjukkan bahwa burnout juga dapat dipengaruhi oleh faktor personal, seperti perfeksionisme dan ekspektasi yang terlalu tinggi terhadap diri sendiri. Individu yang sulit merasa puas cenderung lebih mudah mengalami kelelahan mental.

Untuk mencegah burnout, penting bagi setiap individu menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Mengatur waktu istirahat, membangun lingkungan yang sehat, serta mengenali batas kemampuan diri menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan mental.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....