Pemerintah Korsel Batasi Honor Aktor Demi Industri

  • 01 Agt 2026 10:41 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Pemerintah Korea Selatan bersama pelaku industri hiburan mengambil langkah strategis untuk menahan laju kenaikan honor aktor. Kebijakan ini muncul sebagai respons atas tekanan biaya produksi yang semakin tinggi dan dinilai mengancam keberlanjutan industri film.

Kesepakatan tersebut melibatkan pemerintah, produser film, serta agensi besar yang menaungi para aktor papan atas. Mereka sepakat untuk membatasi honor pemain agar tidak melebihi persentase tertentu dari total biaya produksi, khususnya pada film yang mendapat dukungan negara.

Berdasarkan kebijakan yang disepakati, honor aktor dalam film beranggaran menengah dan kecil akan dijaga di bawah 10 persen dari biaya produksi bersih. Langkah ini bertujuan mengurangi beban finansial yang selama ini dinilai terlalu besar pada sektor tenaga kerja kreatif.

Data industri menunjukkan bahwa honor aktor sebelumnya bisa mencapai 18 hingga 19 persen dari total anggaran produksi film. Kondisi tersebut membuat porsi biaya untuk aspek lain seperti kualitas produksi dan kesejahteraan kru menjadi terbatas.

Dikutip dari laman Korea JoongAng Daily pada Sabtu, 1 Agustus 2026, kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menghidupkan kembali industri film yang tengah menghadapi penurunan jumlah penonton. Selain itu, persaingan dengan platform streaming juga menjadi faktor yang memperberat kondisi industri.

Kesepakatan ini bersifat sukarela namun melibatkan banyak pihak penting, termasuk asosiasi produser dan agensi ternama. Pemerintah juga mendorong pembentukan forum bersama untuk membahas langkah jangka panjang dalam memperbaiki ekosistem perfilman.

Meski demikian, sebagian pelaku industri menilai kebijakan ini belum tentu berdampak besar secara menyeluruh. Hal ini karena lonjakan honor aktor justru lebih banyak terjadi pada proyek film besar dan serial streaming, yang tidak sepenuhnya tercakup dalam kesepakatan tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....