Cegah Tantrum dengan Pola Asuh Tepat
- 31 Mar 2026 11:00 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Perilaku tantrum pada anak sering menjadi tantangan bagi orang tua dalam proses pengasuhan. Tantrum umumnya ditandai dengan ledakan emosi seperti menangis, berteriak, atau marah berlebihan.
Dalam psikologi perkembangan, tantrum merupakan bagian dari fase tumbuh kembang anak. Hal ini terjadi karena anak belum mampu mengelola emosi dan mengungkapkan keinginannya dengan baik.
Salah satu cara mencegah tantrum adalah dengan menerapkan pola asuh yang konsisten. Orang tua perlu menetapkan aturan yang jelas agar anak memahami batasan sejak dini.
Selain itu, penting bagi orang tua untuk mengenali pemicu tantrum pada anak. Rasa lapar, lelah, atau kurang perhatian sering menjadi faktor utama munculnya emosi berlebihan.
Penelitian dalam Journal of Child Psychology and Psychiatry menunjukkan bahwa pola asuh yang responsif dapat mengurangi frekuensi tantrum. Anak yang merasa dipahami cenderung lebih mudah mengontrol emosinya.
Komunikasi yang baik juga menjadi kunci dalam mencegah tantrum. Mengajarkan anak untuk mengungkapkan perasaan dengan kata-kata dapat membantu mereka mengelola emosi secara lebih sehat.
Dengan pendekatan yang tepat, tantrum dapat diminimalkan tanpa harus menggunakan kekerasan. Pola asuh yang penuh empati dan konsisten akan membantu anak tumbuh dengan kemampuan regulasi emosi yang lebih baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....