Menstruasi Tetap Tenang tanpa Mood Berantakan
- 08 Jul 2026 11:01 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Menstruasi merupakan siklus alami yang dialami oleh perempuan setiap bulan dan sering kali disertai perubahan fisik maupun emosional. Meski banyak yang mengaitkan menstruasi dengan suasana hati yang mudah berubah, tidak semua perempuan mengalami kondisi tersebut dengan tingkat yang sama.
Perubahan suasana hati saat menstruasi umumnya dipengaruhi oleh fluktuasi hormon estrogen dan progesteron. Namun, dengan pola hidup yang sehat dan pengelolaan stres yang baik, perubahan mood dapat diminimalkan sehingga aktivitas sehari-hari tetap berjalan dengan nyaman.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup memiliki peran penting dalam mengurangi gejala pramenstruasi atau Premenstrual Syndrome (PMS). Tinjauan ilmiah yang diterbitkan dalam Journal of Women's Health menyebutkan bahwa olahraga teratur, tidur yang cukup, dan pola makan bergizi dapat membantu mengurangi keluhan emosional seperti mudah marah, cemas, dan sedih selama siklus menstruasi.
Mengonsumsi makanan yang kaya vitamin B, magnesium, kalsium, serta asam lemak omega-3 juga dipercaya dapat membantu menjaga keseimbangan suasana hati. Selain itu, memperbanyak konsumsi buah, sayuran, biji-bijian utuh, dan air putih dapat membantu tubuh tetap bugar selama menstruasi.
Aktivitas fisik ringan, seperti berjalan kaki, yoga, atau peregangan, juga dapat membantu tubuh melepaskan hormon endorfin yang dikenal sebagai hormon kebahagiaan. Hormon ini berperan dalam meningkatkan perasaan nyaman sekaligus membantu mengurangi rasa nyeri dan ketegangan yang sering muncul saat menstruasi.
Mengelola stres tidak kalah penting untuk menjaga emosi tetap stabil. Meluangkan waktu untuk melakukan hobi, beristirahat sejenak, bermeditasi, atau berbicara dengan orang terdekat dapat membantu mengurangi tekanan mental yang mungkin memperburuk perubahan suasana hati.
Jika perubahan mood terasa sangat berat hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Pada akhirnya, menstruasi tidak harus selalu identik dengan suasana hati yang berantakan karena dengan pola hidup sehat, istirahat yang cukup, dan pengelolaan emosi yang baik, banyak perempuan tetap dapat menjalani aktivitas dengan nyaman dan produktif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....