BEI Dorong Usaha Lokal Naik Kelas Lewat Pasar Modal

  • 23 Okt 2025 18:57 WIB
  •  Bengkulu

KBRN, Bengkulu : Semangat pengusaha lokal Bengkulu untuk melangkah lebih jauh ke level nasional kini mendapat dukungan nyata. Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Bengkulu bersama Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Bengkulu, PT IDEA Indonesia Akademi Tbk, dan PT Phintraco Sekuritas menggelar Go Public Workshop bertajuk “Go Big With Go Public” di Hotel Mercure Bengkulu, Kamis (23/10/2025).

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi pelaku UMKM dan pengusaha muda Bengkulu untuk memahami peluang pendanaan melalui pasar modal serta mempersiapkan langkah menuju perusahaan terbuka (go public).

Kepala BEI Kantor Perwakilan Bengkulu, Marina Rasyada, menjelaskan bahwa workshop ini merupakan bagian dari upaya BEI mendorong pengusaha daerah agar mampu menembus pasar nasional melalui mekanisme pencatatan saham di bursa.

“Kami ingin membuka wawasan pengusaha Bengkulu bahwa pendanaan tidak hanya berasal dari bank. Pasar modal memberi peluang besar agar usaha lokal bisa naik kelas dan berkembang lebih profesional,” ujar Marina.

Ia menegaskan, menjadi perusahaan terbuka akan membawa banyak manfaat — dari akses pendanaan yang lebih luas hingga peningkatan tata kelola bisnis yang transparan dan berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Komunitas TDA Bengkulu, Yoppi Marliantoni, menilai kolaborasi ini menjadi angin segar bagi wirausaha lokal. Menurutnya, banyak pelaku usaha daerah yang masih memandang go public sebagai sesuatu yang rumit dan mahal.

“Padahal, dengan pendampingan yang tepat, pelaku UMKM Bengkulu juga bisa melantai di bursa. Hari ini peserta mendapat inspirasi langsung dari PT IDEA Indonesia Akademi Tbk, perusahaan asal komunitas TDA yang sudah sukses go public,” terang Yoppi.

Dukungan juga datang dari Head of Sales PT Phintraco Sekuritas, Andre Mahardika Sinudarsono, yang memastikan pihaknya siap mendampingi pelaku usaha Bengkulu dari tahap edukasi hingga persiapan IPO (Initial Public Offering).

"Kami ingin pengusaha Bengkulu tidak hanya dikenal lokal, tapi juga nasional. Go public bukan sekadar menjual saham, tapi membangun kepercayaan dan membuka akses investasi yang lebih besar,” jelas Andre.

Workshop ini diharapkan menjadi awal terbentuknya ekosistem wirausaha Bengkulu yang siap go publik, dengan dukungan dari berbagai pihak — regulator, komunitas bisnis, dan lembaga keuangan pasar modal.

Melalui semangat kolaborasi ini, BEI dan TDA Bengkulu menegaskan komitmen untuk mendorong pengusaha daerah bertransformasi menjadi perusahaan profesional, transparan, dan berdaya saing tinggi, serta menjadi contoh bahwa usaha lokal juga bisa “Go Big With Go Public”.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....