Harga Kopi Bubuk di Bengkulu Tembus Rp130 Ribu per Kilogram

  • 06 Agt 2026 10:38 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Kenaikan harga kopi bubuk mulai dirasakan pedagang di Pasar Panorama, Kota Bengkulu. Harga komoditas tersebut mengalami peningkatan sekitar Rp10 ribu per kilogram, dari sebelumnya Rp120 ribu menjadi Rp130 ribu per kilogram.

Pedagang kopi bubuk, Netra (35), menyebut kenaikan harga terjadi karena pasokan kopi belum memasuki masa panen. Kondisi tersebut membuat harga bahan baku mengalami peningkatan dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

"Naiknya baru bulan ini, sebelumnya masih stabil. Kemungkinan karena belum masuk musim kopi. Biasanya kalau sudah panen, harga bisa turun lagi," ujar Netra, Kamis 6 Agustus 2026.

Netra mengungkapkan, kopi bubuk yang dipasarkannya berasal dari Gudang Kopi Sebakul. Ia telah menekuni usaha tersebut sejak tahun 2000 dan kini kiosnya sudah diteruskan oleh generasi kedua.

Menurutnya, meski harga mengalami kenaikan, masyarakat masih tetap membeli kopi bubuk karena sudah menjadi kebutuhan bagi sebagian besar pelanggan. Namun, perubahan terlihat dari jumlah pembelian yang mengalami penurunan.

"Kalau biasanya pelanggan beli satu kilogram, sekarang ada yang hanya membeli setengah kilogram. Mereka tetap beli, hanya jumlahnya yang dikurangi," kata Netra.

Ia menambahkan, harga kopi bubuk eceran di kiosnya cukup beragam sesuai ukuran pembelian. Untuk ukuran setengah ons dijual sekitar Rp6 ribu, sedangkan ukuran satu ons mencapai Rp13 ribu.

Kenaikan harga tersebut berpengaruh terhadap pendapatan harian yang diterima pedagang. Meskipun pelanggan tidak beralih dan tetap membeli, berkurangnya volume pembelian membuat omzet penjualan ikut mengalami penurunan.

Netra berharap kondisi harga kopi dapat kembali stabil sehingga tidak membebani pedagang maupun konsumen. Menurutnya, harga yang terlalu tinggi dapat memengaruhi daya beli masyarakat.

"Harapannya kopi jangan naik terus, biar tetap standar. Kalau naik seperti ini, omzet juga ikut turun," tutur Netra.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....