Beronang Keranjang Tradisional Kearifan Lokal Bengkulu
- 02 Sep 2025 07:46 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu: Beronang merupakan keranjang tradisional yang dahulu sering dipikul masyarakat pedesaan untuk mengangkut hasil panen maupun perlengkapan sehari-hari di ladang. Kini, beronang juga diperkenalkan di Museum Negeri Bengkulu sebagai bentuk pelestarian anyaman lokal.
Beronang tidak hanya berfungsi sebagai wadah, tetapi juga menjadi simbol kreativitas dan kearifan lokal masyarakat. Eksistensi beronang dalam kehidupan sehari-hari menunjukkan eratnya keterkaitan masyarakat dengan alam serta tradisi budaya turun-temurun.
Salah seorang staf bimbingan di Museum Negeri Bengkulu, Rika, menuturkan bahwa beronang yang menjadi koleksi museum terlebih dahulu melalui proses penyaringan oleh tim koleksi. Mereka mencari informasi detail mengenai asal daerah, bahan, hingga teknik pembuatannya sebelum dipamerkan.
“Biasanya disaring dulu oleh tim koleksi. Dicari informasi dari daerah mana, bahannya apa, dan bagaimana cara pembuatannya,” jelasnya.
Kehadiran beronang di Museum Negeri Bengkulu menjadi bukti nyata pelestarian warisan budaya lokal. Para pengunjung dapat melihat langsung nilai budaya yang tersimpan dalam sebuah keranjang tradisional masyarakat.
Harapannya, beronang tidak hanya sekadar dilihat, tetapi juga menjadi identitas dan kebanggaan masyarakat lokal. Dengan adanya pelestarian di museum, beronang bisa terus hidup dalam ingatan generasi mendatang. (Delia).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....