Korban Kehilangan Atap Rumah Belum Terima Perbaikan
- 30 Sep 2024 16:05 WIB
- Tanjungpinang
KBRN, Tanjungpinang : Warga Kota Tanjungpinang yang menjadi korban ternagkatnya atap rumah akibat angin kencang beberapa waktu lalu yakni Keluarga Ali hingga hari ini masih hidup dengan beratap terpal, Senin (30/9/2024).
Musibah ini dialami oleh Keluarga Ali yang tinggal di Kelurahan Bukit Cermin, Kota Tanjungpinang. Setidaknya sudah dua pekan sejak terjadinya musibah angin kencang yang mengangkat atap rumahnya, dirinya hidup menggunakan terpal sebagai atap.
Ali menyebut meski hanya bertutup terpal, namun rumah tersebut tetap ditinggali oleh dirinya bersama istri dan kelima keponakannya.
"Walau sudah ditutup terpal, air tetap masuk dan banjir dalam rumah," kata Ali.
Dirinya menyebut terpal yang digunakan ini merupakan bantuan dari BPBD dan Dinas Sosial setelah kejadian berlangsung. Sedangkan bantuan perbaikan atap hingga hari ini belum didapatkannya dari Pemko Tanjungpinang.
"Dapur tidak ditutup, karena terpalnya tidak cukup. Saat angin kencang, televisi kipas angin juga rusak, karena kita langsung selamatkan diri," ujarnya.
Kejadian ini juga sudah dilaporkan oleh RT setempat agar mendapatkan bantuan perbaikan atap rumah, dan saat ini masih dalam di proses.
"Kalau saya sebagai RT, pengennya cepat diganti (atap rumah). Karena musim hujan seperti ini, kan kasihan," ucap Ketua RT01 RW07 Kelurahan Bukit Cermin, Erdalini.
Kejadian ini juga sudah dilaporkan langsung kepasa lurah, sebagai perpanjangan Pemerintah Kota Tanjungpinang, namun belum mendapat bantuan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....