Permainan Tradisional sebagai Warisan Budaya yang Perlu Dilestarikan
- 27 Agt 2026 14:28 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Permainan tradisional merupakan bagian dari warisan budaya yang telah dimainkan masyarakat sejak dahulu. Keberadaannya tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga mengandung nilai sosial dan pendidikan bagi anak-anak.
Dilansir dari laman kemenbud.go.id, berbagai daerah di Indonesia memiliki permainan tradisional dengan ciri khas masing-masing. Contohnya congklak, egrang, gobak sodor, petak umpet, hingga permainan kelereng yang memiliki aturan dan cara bermain berbeda.
Permainan tradisional umumnya dilakukan secara berkelompok sehingga anak-anak dapat belajar berinteraksi. Mereka juga dapat mengenal nilai kerja sama, sportivitas, kejujuran, dan menghargai teman.
Di tengah perkembangan teknologi, permainan tradisional mulai menghadapi tantangan karena anak-anak semakin mudah mengakses permainan digital. Karena itu, orang tua dan lingkungan sekolah dapat memperkenalkan kembali permainan tradisional kepada generasi muda.
Kegiatan perlombaan di lingkungan masyarakat dapat menjadi salah satu cara mengenalkan permainan tersebut. Permainan tradisional juga dapat dimasukkan dalam kegiatan sekolah maupun perayaan hari besar nasional.
Pelestarian tidak berarti harus meninggalkan teknologi modern. Permainan tradisional justru dapat diperkenalkan melalui media sosial dan konten digital agar lebih dikenal oleh anak-anak masa kini.
Dengan terus dimainkan dan diperkenalkan, permainan tradisional memiliki peluang untuk tetap bertahan. Warisan budaya tersebut perlu dijaga bersama agar tidak hilang di tengah perubahan zaman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....